Breaking News:

1.000 Mahasiswa UPG Mengabdi di Kabupaten Serang Selama 2 Tahun, Ratu Tatu Yakin Mampu Genjot IPM

Pengabdian ribuan mahasiswa itu adalah program Abdi Masyarakat (Abdimas) UPG.

dokumentasi Pemkab Serang
Wagub Banten Andika Hazrumy, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah, Ketua DPRD Kabupaten Serang Bahrul Ulum, Rektor UPG Dr Romli Ardie, dan Pembina Yayasan Pelita Pratama Indonesia Haerofiatna, berfoto bersama mahasiswa di Pendopo Bupati Serang, Rabu (11/5/2022). 

TRIBUNBANTEN.COM, KABUPATEN SERANG - Seribu mahasiswa Universitas Primagraha (UPG) akan mengabdi langsung di tengah-tengah masyarakat Kabupaten Serang selama dua tahun.

Pengabdian ribuan mahasiswa itu adalah program Abdi Masyarakat (Abdimas) UPG.

Program itu pun mendapat apresiasi Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah karena akan membantu pemkab.

Dia berharap banyak pada peran mahasiswa untuk ikut menyosialisasikan pola hidup sehat.

Baca juga: Pemkab Serang Gelar MTQ Ke-52 Sederhana di Anyer, Bupati: Ajang Pengamalan Al-Quran agar Bahagia

"Selain itu, juga membuat kelompok usaha masyarakat," kata Ratu Tatu setelah Apel Akbar Abdimas UPG di halaman Pendopo Bupati Serang, Rabu (11/5/2022).

Mahasiswa pun diminta untuk menjaga nama baik kampus dan melakukan kegiatan yang positif, seperti memotivasi masyarakat agar semangat bersekolah.

"Mahasiswa harus bisa memberikan pemahaman bahwa sekolah itu penting dan punya ilmu itu penting," ucapnya.

Ratu Tatu yakin para mahasiswa akan mampu membantu meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Serang.

Apel Akbar Abdimas UPG dipimpin Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy dan dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Serang Bahrul Ulum dan Pembina Yayasan Insan Pelita Pratama Indonesia Haerofiatna.

Selain itu, juga hadir Rektor UPG Dr Romli Ardie dan para sivitas akademika UPG.

Andika berharap Abdimas UPG bisa menggerakkan masyarakat agar lebih berkontribusi dalam pembangunan Provinsi Banten.

Baca juga: Momen Khidmat Warga Serang saat Salat Idul Fitri Bareng Bupati di Alun-Alun Kramatwatu

“Kegiatan ini akan memberikan manfaat kepada masyarakat dan mahasiswa harus berpikir agar membuka lapangan pekerjaan bukan mencari kerja,” ujarnya.

Pembina Yayasan Insan Pelita Pratama Indonesia Haerofiatna mengatakan, program ini dilakukan sebagai upaya membantu kinerja pemerintah daerah dalam meningkatkan IPM.

Menurut penggagas Abdimas ini, para mahasiswa akan membantu masyarakat yang belum sekolah untuk mengikuti program paket A, B dan C.

"Sehingga IPM akan meningkat secara drastis selama dua tahun ke depan,” katanya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved