Breaking News:

Harga Tes PCR Tembus Rp 600.000 di Perbatasan Indonesia-Malaysia

Laboratorium swasta di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong mematok harga tes polymerase chain reaction (PCR) sebesar Rp 600.000.

Editor: Glery Lazuardi
Tribunnews.com
Tes PCR 

TRIBUNBANTEN.COM - Laboratorium swasta di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong mematok harga tes polymerase chain reaction (PCR) sebesar Rp
600.000.

Setelah menerima informasi itu, Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat (Kalbar) Hary Agung Tjahyadi, langsung menutup sementara tempat itu.

"Untuk sementara, kegiatan pengambilan swab dan pelaksanaan operasional pemeriksaan PCR oleh laboratorium swasta di Entikong dihentikan terlebih dahulu," kata Hary kepada wartawan, Senin (16/5/2022).

Baca juga: Syarat Naik Pesawat Terbaru Mudik Lebaran 2022, Wajib Tes Antigen dan PCR?

Penutupan tersebut, terang Hary, dilakukan sampai pihak laboratorium mengurus perizinan baik untuk pengambilan swab maupun terkait pemeriksaan tes PCR.

"Dinkes Kalbar juga sudah memanggil dan memberikan teguran keras secara langsung kepada pengelola laboratorium swasta tersebut," tegas Hary.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kalbar Harisson mengatakan, berdasarkan Surat Edaran (SE) tentang Pelaksanaan Ketentuan atas Batas Tarif Tertinggi Pemeriksaan Covid-19 mematok harga Rp 300.000 untuk tes PCR.

Menurut Harisson, tarif PCR Rp 300.000 tersebut dalam kondisi apapun, baik diproses di Pontianak atau di Entikong, mau cepat atau lambat atau mau siang atau malam.

"Tarif PCR di PLBN Entikong sebesar Rp 400.000 sampai Rp 600.000. Ini kan melanggar," kata Harisson kepada wartawan, Senin (16/5/2022).

Menurut Harisson, dugaan pelanggaran tarif tersebut berdasarkan laporan masyarakat yang melintas PLBN Entikong.

"Jangan pernah main-main dengan harga yang telah ditetapkan. Jika melewati batas atas harga yang telah ditetapkan, termasuk pungutan liar dan dapat diproses pidana," ucap Harisson.

Harisson mengancam akan melaporkan dugaan tindakan pungli tersebut kepada pihak kepolisian.

Baca juga: Aturan Tes PCR Kedatangan Pelaku Perjalanan Luar Negeri Dihapus, Hanya Khusus bagi Mereka yang Demam

Harisson juga menduga oknum di PLBN Entikong yang main mata dengan laboratorium swasta untuk menarik tarif PCR di luar ketetapan.

"Petugas di PLBN jangan menghambat pertumbuhan ekonomi di perbatasan dengan cara menghambat atau membebani lalu lintas orang," ungkap Harisson.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tarif Tes PCR Rp 600.000, Laboratorium Swasta di PLBN Entikong Ditutup Sementara "

PCR Test Rates IDR 600,000, Private Laboratory at Entikong PLBN Temporarily Closed

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved