Breaking News:

Kisah Remaja 18 Tahun Diterima di 7 Kampus Bergengsi Luar Negeri, Sang Ayah Seorang Tukang Bangunan

Kisah seorang remaja berusia 18 tahun yang merupakan anak tukang bangunan berhasil diterima di 7 kampus bergengsi di luar negeri.

Editor: Anisa Nurhaliza
TribunSolo.com/TriWidodo
Kisah remaja 18 tahun diperbutkan 7 kampus bergengsi luar negeri 

TRIBUNBANTEN.COM - Kisah seorang remaja berusia 18 tahun yang merupakan anak tukang bangunan berhasil diterima di 7 kampus bergengsi di luar negeri.

Ayah dari pemuda tersebut merupakan seorang kuli bangunan dan sang ibu membuka usaha laundry.

Terungkap kebiasaan yang dilakukan oleh Ardian Hafidz Annafi, seorang anak tukang bangunan yang diterima di 7 kampus luar negeri.

Ardian Hafidz Annafi merupakan siswa di SMA Pradita Dirgantara Boyolali.

Kini, sosoknya ramai diperbincangkan karena dirinya berhasil menjadi rebutan di sejumlah kampus top di luar negeri.

Baca juga: Beasiswa Indonesia Maju Dibuka, Menteri Nadiem: Pelajar & Tenaga Pendidik Manfaatkan Kesempatan ini

Sang ibu, Yuni mengaku tak pernah memaksa anaknya untuk belajar sejak dulu.

Namun, daripada bermain, Ardi memang suka baca buku sejak kecil.

Meski berpenghasilan pas-pasan, Yuni mengaku bisa menyisihkan keuangan untuk memanggil guru privat di rumah.

"Karena dia suka belajar. Saat SD kemudian saya panggilkkan les privat matematika dan bahasa Inggris," jelasnya, Minggu (15/5/2022).

Tak hanya itu, sang ibu pun tak pernah putus untuk mendoakan anaknya.

"Setelah sholat tahajud. Saya doakan kedua anak saya supaya menjadi anak Sholeh dan Sholihah," ucapnya.

Dan ternyata, kebiasaan baik itu pun turun kepada sang anak, Ardian.

Diketahui, sejak SMP, Ardian selalu bangun sebelum waktu subuh tiba.

Setelah Tahajud, ia selalu membiasakan diri untuk membaca buku.

Halaman
123
Sumber: TribunStyle.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved