Breaking News:

Cuaca Buruk, Ribuan Nelayan di Binuangeun Lebak Pilih Tak Melaut

Cuaca buruk yang terjadi di pesisir pantai selatan membuat puluhan nelayan di Kampung Karang Malang, Desa Muara Binuangeun, tak melaut

Penulis: Nurandi | Editor: Glery Lazuardi
Science Daily
Ilustrasi hujan petir. 

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK- Cuaca buruk yang terjadi di pesisir pantai selatan membuat puluhan nelayan di Kampung Karang Malang, Desa Muara Binuangeun, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, tidak melaut.

Peringatan dari Badan Meteorologi dan Klimatologi Geofisika (BMKG) akibat cuaca buruk dan gelombang tinggi terjadi di seluruh perairan di Indonesia termasuk di pantai selatan Banten.

Wading Riana Ketua Koperasi Nelayan Bina Muara Sejahtera mengatakan jika kondisi saat ini kejadian rutin yang dihadapi nelayan.

"Jadi memang gelombang itu dampaknya, ada pesisir pantai yang begitu besar," katanya saat dihubungi, Jumat (20/5/2022).

Baca juga: Peringatan Dini Gelombang Tinggi Air Laut Capai 4 Meter di Sejumlah Pantai di Lebak

Menurutnya kejadian tersebut memang akan terjadi setiap bulan Mei. Untuk saat ini juga memang sangat berpengaruh kepada hasil tangkapan nelayan.

"Jadi saat ini juga untuk hasil tangkapan memang sangat berpengaruh dan berkurang, karena arus pantai juga yang cukup deras juga," ujarnya.

Dalam kondisi cuaca buruk alat tangkap ikan akan sulit dikendalikan dan berpengaruh pada hasil tangkapan.

Wading mengatakan saat ini memang total 80 persen masyarakat di Desa Muara Binuangeun bekerja sebagai nelayan dan sangat mengandalkan hasil laut.

"Untuk saat ini jumlah nelayan yang ada di Muara Binuangeun sekitar 2.500 hingga 3.000 nelayan," katanya.

Ribuan nelayan saat ini untuk tidak meluat sementara, mengingat cuaca dan gelombang yang tinggi.

Sementara Eli salah seorang nelayan mengatakan dalam kondisi cuaca buruk saat ini, karena keadaan tidak memungkinkan nelayan untuk sementara hanya akan ada di dermaga.

"Jadi kalau sudah gelombang tinggi seperti ini, tidak melaut untuk sementara. Jadi sekarang nelayan hanya menunggu cuaca dalam kondisi aman aja," katanya saat dihubungi.

Dirinya menjelaskan saat ini jika nelayan hanya mengandalkan pekerjaan seadanya saja, karena kondisi tidak memungkinkan.

"Kalau tidak melaut kerja seadanya aja, tetap kita ke dermaga cuma gak ngelaut aja. Cuma stand by aja di perahu," ujarnya.

Baca juga: Truk Mogok di Tengah Jalan Raya Gunung Kencana Lebak, Arus Lalu Lintas Bayah & Malingping Terganggu

Dirinya juga menambahkan sebagai nelayan yang bekerja secara mingguan, untuk permintaan saat ini menurun karena kondisi cuaca buruk.

"Jadi untuk sekarang permintaan memang turun ya. Jadi kan selesai melaut kami langsung melelang dulu ikan nya," ucapnya.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved