Breaking News:

PLN Tingkatkan Pasokan Listrik Kawasan Bisnis Jakarta, Bangun Gardu Induk Digital Teknologi Terbaru

Kawasan itu memiliki kebutuhan beban terbesar serta wilayah permukiman di sekitar Tangerang.

dokumentasi PLN
Dua infrastruktur dibangun PLN untuk menyuplai listrik di kawasan bisnis Pantai Indah Kapuk (PIK) 2. 

TRIBUNBANTEN.COM, TANGERANG - Dua infrastruktur dibangun PLN untuk menyuplai listrik di kawasan bisnis Pantai Indah Kapuk (PIK) 2.

Kawasan itu memiliki kebutuhan beban terbesar serta wilayah permukiman di sekitar Tangerang.

Dua infrastruktur itu adalah Gardu Induk Digital (GID) 150 kV Teluk Naga II dan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Teluk Naga Incomer yang berada di Kabupaten Tangerang.

GM PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Barat (UID JBB), Octavianus Padudung, mengatakan pertumbuhan kebutuhan listrik di wilayah Tangerang dan PIK 2 semakin meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Baca juga: Penjualan Listrik PLN Capai 88.803 Gwh Tumbuh 8,62 Persen, Ini Wilayah Paling Tinggi Penjualannya

“Diprediksikan terus tumbuh ke depannya seiring dengan mulai pulihnya kegiatan masyarakat saat ini," ujarnya.

GID 150 kV Teluk Naga II yang berlokasi di Kecamatan Kosambi, Tangerang, ini merupakan yang kedua yang dibangun PLN UIP JBB.

Pembangunan GID sudah selesai dilaksanakan dan akan mendapatkan suplai listrik dari PLTU Lontar.

Tidak hanya itu, GID ini juga memiliki keunggulan lain seperti pengurangan penggunaan kabel tembaga dan digantikan dengan kabel fiber optik.

Baca juga: Bertemu Bupati Pandeglang, Manajer PLN UP3 Banten Selatan Jelaskan Kompor Listrik Bebas Polusi

“GID ini merupakan satu di antara hasil inovasi dari PLN yang menggunakan teknologi terbaru,” ucap Octavianus.

Manager UPP JBB 2, Budi Ari Wibowo, mengatakan sisi positif pada penggunaan kabel fiber optik.

Dengan menggunakan kabel fiber optik, secara tidak langsung PLN melakukan efisiensi biaya, mutu dan waktu.

“Adanya sistem pengoperasian yang bersifat remote akan meningkatkan keamanan dari instalasi tersebut serta mengurangi potensi kecelakaan kerja seperti sengatan listrik (electrical shock) karena aspek kesehatan dan keamanan ketenagalistrikan bisa dikontrol dengan maksimal,” kata Budi

Untuk proyek SUTT 150 kV Teluk Naga Inc terdiri atas 17 tower yang akan menggunakan empat sirkuit.

Baca juga: PLN Raih 4 Penghargaan di Ajang BUMN Entrepreneurial Marketing Award 2022, Bukti Jadi Lebih Baik

Progres pembangunan hingga saat ini untuk tahap fondasi dan pendirian tower (erection) sudah selesai 14 dari 17 tower.

Proyek yang terbentang sepanjang 21,2 kilometer sirkit (kms) ini mempunyai tingkat kesulitan masing-masing.

Di antaranya desain fondasi tower yang perlu perhatian khusus karena didominasi lahan berupa rawa serta tambak, akses jalan untuk pengangkutan material konstruksi yang menantang, dan ketersediaan lahan yang terbatas.

Dengan sumber daya manusia (SDM) yang andal serta penggunaan teknologi yang mumpuni, setiap tantangan dapat diatasi sehingga progres proyek berjalan sesuai jadwal.

Setelah proses pembangunan proyek ini rampung dan siap dioperasikan, nantinya akan mengalirkan listrik dari GI 150 kV Lontar.

GID 150 kV Teluk Naga II dan SUTT 150 kV Teluk Naga Incomer ini dijadwalkan akan beroperasi pada tahun 2022 sesuai dengan RUPTL PLN Tahun 2021-2030.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved