Breaking News:

Kran Ekspor Kembali Dibuka Hari ini, Berapa Harga Minyak Goreng? Presiden: Rata-rata Menurun

Jutaan tenaga kerja itu bekerja di industri sawit, baik petani, pekerja, maupun tenaga pendukung lainnya.

TribunBanten.com/Mildaniati
Minyak goreng di rak minimarket di Kota Serang, Selasa (26/4/2022). 

TRIBUNBANTEN.COM - Presiden Joko Widodo memutuskan untuk membuka kembali ekspor minyak goreng per Senin (23/5/2022) hari ini.

"Berdasarkan kondisi pasokan dan harga minyak goreng saat ini serta mempertimbangkan adanya 17 juta orang tenaga kerja," ujar Presiden Joko Widodo, dikutip di situs Sekretaris Kabinet.

Jutaan tenaga kerja itu bekerja di industri sawit, baik petani, pekerja, maupun tenaga pendukung lainnya.

"Saya memutuskan ekspor minyak goreng dibuka kembali pada Senin, 23 Mei 2022," ucap Presiden.

Selama ini ekspor minyak goreng dilarang karena tingginya harga minyak goreng di pasar domestik.

Baca juga: Minyak Goreng Rakyat Rp 14 Ribu per Liter Sudah Tersedia, Ini Cara Mendapatkannya, Banten Termasuk

Bersamaan itu, pemerintah juga melarang ekspor produk turunan kelapa sawit yang lain.

Presiden menegaskan pemerintah akan terus memantau dan mengawasi dengan ketat untuk memastikan minyak goreng tersedia dengan harga terjangkau di Tanah Air.

Sejak kebijakan pelarangan ekspor minyak goreng diterapkan, pemerintah terus memantau dan mendorong berbagai langkah untuk memastikan ketersediaan minyak goreng agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.

Berdasarkan pengecekan langsung di lapangan dan laporan yang diterima, Presiden menyampaikan bahwa pasokan minyak goreng terus bertambah.

Menurut Jokowi, kebutuhan nasional untuk minyak goreng curah adalah sebesar kurang lebih 194 ribu ton per bulannya.

Halaman
12
Sumber: Kontan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved