Breaking News:

Wisata Kabupaten Serang Mulai Bangkit, 1 Juta Wisatawan Kunjungi Anyer-Ciangka saat Libur Lebaran

Beni memastikan dengan adanya kebijakan kelonggaran ke tempat wisata Anyer-Cinangka dalam kondisi aman dan nyaman.

TRIBUNBANTEN.COM, KABUPATEN SERANG - Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Serang menyatakan pandemi Covid-19 pada ini berbeda dibandingkan 2020-2021.

Hal itu karena pariwisata di Serang sudah mulai banyak dikunjungi wisatawan dan mengindikasikan bangkitnya gairah perekonomian.

Sekretaris Diporapar Kabupaten Serang, Beni Kusnandar, mengatakan saat pandemi Covid-19 pada 2020-2021 dampak, terhadap pariwisata di Kabupaten Serang sangat terpukul.

Baca juga: Kamila Kagumi Curug Lawang, Desa Cikolelet Punya Destinasi Wisata Alam dan Ekraf, Dekat dengan Anyer

Banyak usaha pariwisata yang mati suri akibat tidak adanya pengunjung di sejumlah destinasi wisata yang biasa ramai dikunjungi wisatawan saat libur.

“Pada tahun lalu kita mengikuti kebijakan pemerintah, seperti penutupan di tempat destinasi wisata sehingga banyak UMKM yang terpuruk dan bahkan ada yang sudah bangkrut," katanya kepada TribunBanten.com, di ruang kerjanya, Kamis (19/5/2022).

Namun, berbeda dengan tahun ini peraturan sudah dilonggarkan dan pihaknya optimistis ekonomi akan bangkit.

Banyak warga, misalnya, yang berjualan di tempat wisata hingga beralih menjadi buruh tani atau serabutan akibat penutupan lokasi wisata.

Sekretaris Diporapar Kabupaten Serang, Beni Kusnandar, menunjukkan pantai di sekitar Anyer.
Sekretaris Diporapar Kabupaten Serang, Beni Kusnandar, menunjukkan pantai di sekitar Anyer. (dokumentasi Disporapar Kabupaten Serang)

Selain itu, anggaran yang seharusnya bisa disalurkan untuk membantu UMKM dialihkan atau di refocusing untuk menangani wabah pandemi Covid-19.

“Pemerintah pada tahun ini memberikan kelonggaran yang sangat luar biasa menurut saya," katanya.

Dapat dilihat posisi pandemi Covid-19 saat ini sudah transisi menjadi endemi, warga pun sudah diizinkan untuk mudik dan tidak dilarang berwisata meskipun ada rekayasa arus lalu lintas.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved