Breaking News:

Pj Gubernur Banten Telah Membaca SE Mentan soal Penyakit Mulut dan Kuku, Sudah Bersiap Penuh

Pj Gubernur Banten Al Muktabar mengaku sudah membaca surat edaran dari Menteri Pertanian.

TribunBanten.com/Nurandi
Petugas Disnakeswan Lebak memeriksa sapi di Kampung Kaloncing, Lebak, Kamis (19/5/2022). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com Ahmad Tajudin


TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Pemprov Banten telah menyiapkan tim untuk menangani penyebaran penyakit mulut dan kuku ( PMK) terhadap hewan ternak.

Pj Gubernur Banten Al Muktabar mengaku sudah membaca surat edaran dari Menteri Pertanian.

Namun, surat itu baru berlaku di daerah lain, belum di Banten.

"Tapi kami sudah bersiap penuh. Saya mendapat laporan ada yang sudah kena di Tangsel. Sudah dirawat dan sembuh. Saya langsung kontak wali kotanya," katanya di KP3B, Kota Serang, Kamis (26/5/2022).

Baca juga: 4 Hewan Ternak Positif Terpapar PMK, Pemkab Serang Bentuk Satgas Penanganan Wabah PMK

Pemprov Banten telah menerbitkan SE Nomor 524/1181-DISTAN/2022 tentang Kewaspadaan Terhadap Penyakit Mulut dan Kuku.

SE itu diterbikan Pj Gubernur Banten Al Muktabar untuk menindaklanjuti Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia.

Kepmen itu tentang Penetapan Daerah Wabah PMK di beberapa Kabupaten di Provinsi Jawa Timur dan di Kabupaten Aceh Tamiang Provinsi Aceh.

Selain itu, juga SE Kementan RI Nomor 01/SE/PK.300/M/5/2022 tentang Pengendalian dan Penanggulangan Penyakit Mulut dan Kuku ( PMK) Pada Ternak. 

Dalam SE itu, Pemprov Banten memohon agar seluruh bupati/wali kota di Banten melakukan beberapa langkah.

"Di antaranya membentuk gugus tugas pengendalian dan penanggulangan PMK dengan melibatkan instansi terkait, akademisi atau pakar maupun pihak lainnya," tulis SE.

Pj Gubernur Banten juga meminta bupati/wali kota menunjuk pejabat otoritas veteriner untuk melakukan pembinaan kepada peternak dan melakukan pelaporan jika menemukan kasus atau kematian pada hewan ternak.

Hal itu disertai atau tanpa tanda klinis yang mengarah pada PMK dan melaporkan kasus kesakitan atau kematian pada hewan rentan melalui ISIKHNAS. 

Baca juga: Pemprov Banten Terbitkan Surat Edaran Kewaspadaan Terhadap Penyakit Mulut dan Kuku pada Hewan Ternak

"Melakukan pengawasan kesehatan hewan pada sentra-sentra peternakan sapi, kerbau, kambing, domba dan babi," tulisnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved