Breaking News:

Hanya Bermodal Obeng, Pencuri Spesialis Rumsong di Tangsel Beraksi Incar Rumah Warga

Kanit Reskrim Polsek Pamulang AKP Erwin Subekti mengumumkan keberhasilan meringkus komplotan pencuri spesialis rumah kosong.

Editor: Glery Lazuardi
Sripoku
Ilustrasi pencurian 

TRIBUNBANTEN.COM - Kanit Reskrim Polsek Pamulang AKP Erwin Subekti mengumumkan keberhasilan meringkus komplotan pencuri spesialis rumah kosong.

Upaya pengungkapan itu dilakukan setelah Anggit (31), pelaku ditangkap di kediamannya. Anggit diketahui sudah beraksi sebanyak tiga kali di Tangsel.

"Jadi kita grebeg rumahnya kebetulan ada di rumahnya kebetulan dia ada di tempat nah jadi kita amankan berikut barang buktinya," ujarnya.

Baca juga: Pencuri Ini Masuk Lewat Lubang Angin Sempit, tapi Gagal Kabur karena Terjebak

Dia menjelaskan, pelaku melakukan pencurian dengan cara mencari rumah kosong.

Ketika rumah dipastikan kosong pelaku beraksi dengan cara mencongkel pintu dengan obeng atau linggis

Selain menangkap pelaku, aparat kepolisian menyita barang bukti berupa senjata api (senpi) rakitan, linggis, dan obeng.

Pelaku berhasil menggasak barang milik korban mulai dari motor hingga perhiasan.

"Hasil curiannya ada Laptop, HP, motor sama perhiasan, bukan rampok, tapi pencurian rumah kosong," ungkapnya.

Ketika beraksi, kata dia, pelaku bersama dengan tiga rekannya yang sampai saat ini masih dilakukan pencarian.

"Ada komplotannya dia setiap beraksi dia ada 3 orang temannya yang masih menjadi target operasi kita," kata dia.

Erwin menuturkan rekan pelaku sudah menjual seluruh hasil curiannya. Barang bukti hasil pencurian yang tersisa hanya sepeda motor.

"Dijual oleh temannya yang DPO. Ada motor diamankan berbarengan dengan ditangkapnya Anggit. Itu mah nanti (dikembalikan ke pemiliknya), masih ada proses penyidikan," tuturnya.

Baca juga: Emak-emak di Lombok Timur Kehilangan Bra, Pencuri Beraksi saat Waktu Salat, Ilmu Hitam?

Sementara itu senpi rakitan yang ditemukan belum digunakan oleh pelaku.

"Saat ditangkap posisinya disimpan, dari 3 TKP tidak ada yang memergoki perbuatan pelaku. Jadi senpinya tidak digunakan," ucap Erwin.

Pelaku dikenakan pasal 363 terkait pencurian dengan pemberatan. Pelaku terancam hukuman tujuh tahun penjara.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved