Breaking News:

Suka Duka Penjual Kue Pancong, Raup Untung Kotor Rp 200 Ribu, Tapi Harus Pikul Bobot 30 Kg Seharian

Suka Duka Penjual Kue Pancong, Raup Untung Kotor Rp 200 Ribu, Tapi Harus Pikul Bobot 30 Kg Seharian

Penulis: mildaniati | Editor: Ahmad Haris
TribunBanten.com/Mildaniati
Mirhadi, penjual pancong di Pasar Rau Kota Serang.  

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Mildaniati

TRIBUNBANTEN, KOTA SERANG - Memikul beban sekitar 30 Kilogram, menjadi rutinitasnya setiap hari bagi Mirhadi, pedagang kue pancong keliling. 

Dia menjajakan dagangannya dengan berkeliling ke setiap rumah, pasar, Alun-alun dan sekitarnya.

Tempat ramai menjadi sasarannya berjualan kue pancong.

Kue pancong biasanya lumayan banyak yang membeli.

Pria berusia 31 tahun asal Pandeglang itu berjualan kue pancong hampir 5 tahun.

Baca juga: Kue Engkak, Makanan Khas Pabean Kota Cilegon, Rp 200 Ribu per Loyang, Kok Mahal? Ini Alasannya!

Pagi sekitar pukul 05.30 WIB, sampai malam dilakoninya berdagang untuk mendapatkan uang.

"Dari setengah 6 pagi sampai malam jualannya," ujarnya pada TribunBanten.com saat ditemui di Pasar Rau, Minggu (29/5/2022).

Saat ramai, pancongnya bisa habis sampai pukul 3 siang.

Untuk 3 kue pancong dihargai Rp 2.000.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved