Breaking News:

Video Konvoi Kebangkitan Khilafah di Jakarta, Begini Pandangan BEM Pesantren, MUI hingga Menag

Beredar rekaman video amatir berupa aksi konvoi puluhan pengendara sepeda motor membawa atribut dan poster hingga bendera, di Jalan Mayjen Sutojo

Editor: Glery Lazuardi
(ISTIMEWA)
Video yang menampilkan aksi konvoi puluhan pengendara motor sambil membawa poster "Khilafah Islamiyah" di kawasan Cawang, Jakarta Timur viral di media sosial Twitter. 

TRIBUNBANTEN.COM - Beredar rekaman video amatir berupa aksi konvoi puluhan pengendara sepeda motor membawa atribut dan poster hingga bendera, di Jalan Mayjen Sutojo, Cawang, Jakarta Timur.

Bendera itu bertuliskan Khilafatul Muslimin. Selain itu, para peserta juga membagikan selebaran terkait Khilafah.

Konvoi ini mengatasnamakan Kelompok Khilafatul Muslimin yang berpusat di Masjid Kekhalifaan Islam, Teluk Betung, Bandar Lampung.

Presidium Nasional Halaqoh BEM Pesantren Se-Indonesia Muhammad Naqib Abdullah alais Gus Naqib angkat suara.

Baca juga: Rombongan Konvoi Motor Kebangkitan Khilafah Sempat Bagikan Selebaran ke Warga, Apa Isinya?

Gus Naqib mengecam keras terhadap pelaku konvoi pengibaran bendera khilafah tersebut, dan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersatu dalam menjaga kesatuan Republik Indonesia.

Pria kelahiran Jawa Timur tersebut menegaskan akibat yang ditimbulkan jika khilafah berdiri adalah memecah belah persatuan dan ideologi kebangsaan dikalangan masyarakat Indonesia.

Menurut dia, edukasi terhadap pemahaman peraturan perundangan-undangan negara Indonesia perlu ditingkatkan kembali.

"Karena maraknya penyalahgunaan peraturan yang tidak tepat pada tempatnya serta ketidaksesuaian dengan nilai-nilai kebangsaan jelas akan menciderai nilai luhur Pancasila dan UUD 1945, dengan tegas khilafah harus dihapuskan," ujarnya.

Melihat fenomena yang terjadi, masyarakat di Indonesia perlu memperkuat pemahaman Islam dan Nasionalisme agar menjadi benteng kokoh dalam menghadapi ancaman radikalisme dalam bentuk apapun.

"Karena maraknya penyalahgunaan peraturan yang tidak tepat pada tempatnya, ketidak sesuaian dengan nilai-nilai kebangsaan dan jelas menciderai Pancasila dan UUD 1945, dengan tegas khilafah harus dihapuskan," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Bidang Fatwa MUI Asrorun Niam Sholeh menjawab pertanyaan sejumlah wartawan terkait aksi konvoi puluhan motor yang viral di media sosial sambil membawa poster Khilafah Islamiyah di Jakarta pada Minggu (29/5/2022) kemarin.

Niam mengatakan dirinya belum melihat dan mengetahui mengenai aksi tersebut.

Namun ketika ditanya lebih jauh dan dijelaskan secara umum peristiwanya, Niam menyoroti soal ketertiban konvoi tersebut di antaranya terkait helm pengendara dan surat-surat kelengkapan peserta konvoi tersebut.

"Ada surat-suratnya tidak? Kalau dia tidak bawa STNK bisa ditangkap itu. Karena berarti kan jalan di jalan raya kan syaratnya harus memenuhi aturan lalu lintas," kata Niam di kantor MUI Pusat Jakarta Pusat pada Selasa (31/5/2022).

Baca juga: Konvoi Pemotor Pakai Atribut Khilafah dari Jakarta Menuju Bogor, Kemenang Angkat Bicara

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved