Breaking News:

Beton Penahan Tebing Sungai Rusak Diterjang Arus, Lima Rumah Warga Pandeglang Terancam Longsor

Beton penahan tebing sungai di Kampung Cikupaeun, Desa Bojongmanik, Kecamatan Sindangresmi, Kabupaten Pandeglang

Penulis: Nurandi | Editor: Agung Yulianto Wibowo
dokumentasi warga via TribunBanten.com/Nurandi
Beton penahan tebing sungai di Kampung Cikupaeun, Desa Bojongmanik, Kecamatan Sindangresmi, Kabupaten Pandeglang, rusak diterjang banjir, Senin (6/6/2022). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Nurandi

 

TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG - Beton penahan tebing sungai di Kampung Cikupaeun, Desa Bojongmanik, Kecamatan Sindangresmi, Kabupaten Pandeglang, rusak diterjang banjir.

Akibatnya, lima rumah di kampung itu terancam tergerus longsor.

Samuti, ketua RT setempat, mengatakan longsor terjadi pada Senin (6/6/2022) dini hari.

Sebelum longsor, warga sekitar sempat kerja bakti.

Baca juga: Tebing Sungai di Lebak Longsor, Jahra Ceritakan Rumahnya Ambruk saat Dirinya Berada di dalam Rumah

"Longsor terjadi setelah warga kerja bakti di Masjid Al-Furqon yang dekat dengan lokasi, bahkan mendengar suara gemuruh saat longsor," katanya saat dihubungi TribunBanten.com, Senin.

Menurutnya, selain beton penahan yang rusak, longsor juga disebabkan karena derasnya air sungai yang ada di sekitar pemukiman warga.

"Beton ini tidak kuat menahan tanah dan memang air sungai saat ini cukup deras," ujarnya.

Samuti mengkhawatirkan jika kondisi longsor tidak segera ditangani rumah warga bisa ikut ambruk dan terbawa material longsor.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved