Breaking News:

Forum B20 Indonesia, Kadin Kunjungi Kanada Tingkatkan Kerja Sama Investasi dan Hubungan Bilateral

Kunjungan itu guna meningkatkan investasi serta penguatan kerja sama bilateral dalam bidang perdagangan, kesehatan, digital, dan transisi energi

dokumentasi Kadin Indonesia
Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) yang memimpin Forum B20 Indonesia, berkunjung ke Kanada. 

Sebagai forum dialog resmi G20 dengan komunitas bisnis global, B20 Indonesia akan merumuskan rekomendasi kebijakan global pada aspek transisi energi dan keuangan berkelanjutan.

"Kami juga berupaya mendorong negara maju dan berkembang untuk berbagi teknologi secara kolaboratif dan mengembangkan infrastruktur berkelanjutan guna memastikan kecepatan transisi net-zero emission yang merata di seluruh dunia,” ujar CEO Sintesa Grup ini.

Millie Lukito mengatakan Kanada telah berinvestasi besar-besaran di Indonesia, di antaranya jalan raya.

" Kadin Indonesia mengunjungi komunitas bisnis di Kanada merupakan wujud apresiasi sekaligus untuk menunjukkan betapa pentingnya keberadaan mereka bagi Indonesia,” ucapnya.

Selaras dengan isu-isu prioritas yang diangkat pada tahun ini, Forum B20 fokus membahas bagaimana Indonesia dan Kanada dapat berkolaborasi bersama dalam tiga sektor strategis: Kesehatan Global, Transformasi Digital, dan Transisi Energi.

Di bidang kesehatan global, Kanada memiliki program pendidikan unggulan yang menduduki peringkat 5 dunia untuk perawat atau tenaga kesehatan.

Hal ini dapat membantu Indonesia dalam membangun sistem perawatan kesehatan yang lebih baik dengan mengirimkan perawat ke Kanada untuk dilatih.

Setelah itu, mereka menyelesaikan pelatihan dapat kembali ke Indonesia membawa pengetahuan dan keterampilan.

Ini akan menjadi kesempatan luar biasa bagi Indonesia untuk meningkatkan dan memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat luas.

Baca juga: Kadin Banten Optimistis Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Banten Terus Meningkat

Dengan agenda transformasi digital, Kanada memiliki departemen penelitian terbaik untuk kecerdasan buatan di University of Toronto, yang baru-baru ini menjalin kerja sama dengan Uber, satu di antara layanan transportasi online di Amerika Serikat untuk membuat mobil tanpa pengemudi.

Berdasarkan hal tersebut, Indonesia berharap Kanada dapat membantu Indonesia mengintegrasikan kecerdasan buatan dengan sistem yang ada di Indonesia, seperti layanan BPJS Kesehatan.

Dalam upaya menjadikan Indonesia sebagai negara berkembang yang tidak berkontribusi pada polusi jenis apa pun, transisi energi menjadi salah satu agenda yang juga didiskusikan dengan komunitas bisnis di Kanada.

Indonesia menyadari sangat perlu untuk mulai bergerak dalam menerapkan energi hijau, seperti yang telah dilakukan sebagian besar negara maju.

Namun, untuk mencapai tujuan ini, diperlukan anggaran tertentu untuk menciptakan transisi yang adil dan seimbang.

Baca juga: GoTo, Kadin, dan Samator Group Inisiasikan Rumah Oksigen Gotong Royong Pertama di Indonesia

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved