Breaking News:

PLN Siap Kawal dan Listriki IKN dengan Mengusung Konsep Green, Smart, and Beautiful

sesuai komitmen PLN yang memberikan dukungan pada masa prakonstruksi IKN melalui perencanaan pembangunan infrastruktur kelistrikan

dokumentasi PLN
Listrik di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur akan menggunakan sumber pembangkit berbasis energi baru terbarukan (EBT). 

TRIBUNBANTEN.COM - Listrik di Ibu Kota Negara ( IKN) Nusantara di Kalimantan Timur akan menggunakan sumber pembangkit berbasis energi baru terbarukan ( EBT).

Pembangkit itu tanpa emisi dan dilengkapi dengan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) sehingga menciptakan perkotaan baru yang ramah lingkungan.

Hal itu sesuai komitmen PLN yang memberikan dukungan pada masa prakonstruksi IKN melalui perencanaan pembangunan infrastruktur kelistrikan.

Baca juga: Istana Kepresidenan Yogyakarta Gunakan Layanan Energi Baru Terbarukan dari PLN

Direktur Bisnis Regional Sumatera Kalimantan, Adi Lumakso mengatakan skenario PLN dalam melistriki IKN, akan mengusung konsep Green, Smart, and Beautiful.

Adapun konsep Smart meliputi Zero Down Time (ZDT), Distribution Automation System (DAS), Smart Grid dan Smart Meter. 

Konsep Beautiful, meliputi distribusi dengan kabel bawah tanah dan desain yang futuristik.

Adi menegaskan PLN siap melaksanakan tugas negara untuk melistriki IKN, meskipun lokasi Titik Nol jauh dari mana-mana.

“Kami telah buktikan bahwa listrik PLN sudah masuk di sini dan kami akan mengawal hingga selesainya ekosistem ibu kota baru di masa yang akan datang,” kata Adi di sela gelaran acara Pencanangan Pembangunan Infrastruktur Kelistrikan IKN di Titik Nol Nusantara, Jumat (3/6/2022).

Sesuai Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) untuk pasokan listrik EBT di Ibu Kota Negara, PLN akan menyiapkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) yang tersebar sebesar 50 megawatt (MW).

Selain itu, juga pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB) 70 MW di Tanah Laut pada tahap awal.

Dalam jangka panjang, akan ada pembangkit listrik tenaga air (PLTA) sekitar 1.000 MW yang juga nantinya siap mendukung kawasan IKN.

"Ke depannya, kebutuhan listrik IKN akan dipasok dari sistem interkoneksi Kalimantan yang saat ini menghubungkan Provinsi Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur, serta Kalimantan Utara," ucap Adi.

Baca juga: PLN Sudah Bangun 27 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum di 5 Destinasi Wisata Unggulan

Kebutuhan listrik di sistem interkoneksi Kalimantan mencapai 1.305 megawatt (MW) dengan daya mampu mesin pembangkit sebesar 1.729 MW sehingga terdapat cadangan daya sebesar 424 MW.

Saat ini, pencanangan pembangunan infrastruktur kelistrikan di Titik Nol IKN juga ditandai dengan beroperasinya stasiun pengisian listrik umum (SPLU) perdana di kawasan IKN.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved