Breaking News:

Ini Landasan Penyesuaian Tarif Listrik PLN bagi Pelanggan 3.500 VA, Sesuai Arahan Presiden

Hal ini menjadi landasan pemerintah untuk menyesuaikan tarif listrik pelanggan rumah tangga 3.500 volt ampere

dokumentasi PLN
Rekor tertinggi beban puncak konsumsi listrik di wilayah Jawa dan Bali terjadi pada 14 Oktober 2021 pada pukul 19.00 WIB. Per 1 Juli 2022, pemerintah menyesuaikan tarif listrik pelanggan rumah tangga 3.500 volt ampere (VA) ke atas. 

TRIBUNBANTEN.COM - Pada 2017-2022, pemerintah melalui PLN telah menggelontorkan subsidi listrik sebesar Rp 243 triliun dan kompensasi senilai Rp 94 triliun.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan total kompensasi yang selama ini diberikan untuk masyarakat mampu mencapai Rp 4 triliun.

Hal ini menjadi landasan pemerintah untuk menyesuaikan tarif listrik pelanggan rumah tangga 3.500 volt ampere (VA) ke atas.

Baca juga: Penyesuaian Tarif Listrik Hanya untuk Rumah Tangga Mampu atau 2,5 Persen dari Total Pelanggan PLN

Penyesuaian tarif sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo untuk menjaga stabilitas dan pemulihan ekonomi nasional.

Adapun pelanggan rumah tangga dengan daya di bawah 3.5000 VA, bisnis, dan industri, tidak mengalami perubahan tarif.

Penyesuaian tarif listrik diberlakukan kepada masyarakat mampu agar penyaluran kompensasi listrik lebih tepat sasaran demi mewujudkan energi berkeadilan.

"Kalau ada bantuan dari pemerintah, filosofisnya harus tepat sasaran dan hanya menyasar kepada keluarga yang berhak menerima bantuan," kata Darmawan.

Menurut dia, ini bukan kebijakan pemerintah untuk menaikkan tarif listrik.

Penekanan proses ini mengoreksi bantuan pemerintah yang harusnya tepat sasaran, kali ini dinikmati kelompok mampu.

"Ini perlu direalokasi untuk mendukung program pemerintah yang menyasar ekonomi lemah," ucapnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved