Breaking News:

GPSH Dorong Kasus Dugaan Korupsi Dana PIP SMPN 17 Tangsel Diusut: Bantuan Pendidikan Malah Disikat!

GPSH mendorong Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan mengusut tuntas kasus dugaan korupsi dana PIP tahun anggaran 2020 di SMPN 17 Tangerang Selatan.

Editor: Glery Lazuardi
KOMPAS.COM/DIAN MAHARANI
Gedung Kejaksaan Agung RI, Jalan Hasanudin, Jakarta Selatan. 

TRIBUNBANTEN.COM - Dewan Pengurus Pusat Gerakan Pengawal Supremasi Hukum (GPSH) mendorong Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan mengusut tuntas kasus dugaan korupsi dana PIP tahun anggaran 2020 di SMPN 17 Tangerang Selatan.

Sejak Maret 2022 lalu, pihak Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan sudah meningkatkan ke tahap penyidikan kasus dugaan korupsi dana PIP tahun anggaran 2020 di SMPN 17 Tangerang Selatan.

GPSH mendesak kepada Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan agar proaktif untuk mengusut persoalan itu secara tuntas. Karena berdasarkan informasi yang diperoleh, temuan kasus seperti itu terjadi di beberapa daerah. 

Pernyataan itu disampaikan oleh Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Gerakan Pengawal Supremasi Hukum, Ismail.

”Ini menyangkut moral obligation kita untuk mendukung pemerintah mencerdaskan kehidupan bangsa dalam upaya guna menyiapkan generasi  bangsa yang berkualitas,” kata Ismail dalam keterangannya, pada Rabu (15/6/2022).

Baca juga: Kasus Korupsi di PT IAS, Kejati Banten Sita Tanah dan Bangunan Milik Tersangka YS di Kota Tangerang

Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyiapkan program beasiswa bagi siswa yang tidak mampu dengan Program Indonesia Pintar (PIP).

Namun dana yang seharusnya diterima para siswa untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dalam upaya menyiapkan generasi  bangsa yang berkualitas malah disikat pihak tertentu. 

Namun sayang, program  yang mulia itu malah dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tak bertanggung jawab untuk mengeruk keuntungan secara pribadi.

Seperti halnya yang terjadi di SMPN 17 Kota Tangerang Selatan  (Tangsel) yang diduga dikorupsi oknum sekolah.

Tercatat sudah ada 11 kali pencairan, tapi dana tersebut tak disalurkan kepada para siswa yang berhak menerima.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved