Breaking News:

BPJS Kesehatan KC Tangerang

Kepesertaan JKN-KIS Menjadi Syarat Pengurusan Tanah, Petugas ATR/BPN ini Mengaku tak Kesulitan

Meskipun ada penambahan syarat kepesertaan program JKN-KIS, Djumhan Bintara tak kesulitan memverifikasi

dokumentasi BPJS Kesehatan Cabang Tangerang
Meskipun ada penambahan syarat kepesertaan program JKN-KIS, Djumhan Bintara tak kesulitan memverifikasi dan memvalidasi berkas hak atas tanah. 

TRIBUNBANTEN.COM, TANGERANG - Meskipun ada penambahan syarat kepesertaan program JKN-KIS, Djumhan Bintara tak kesulitan memverifikasi dan memvalidasi berkas hak atas tanah.

Djumhan adalah satu di antara petugas Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Seluruh kantor ATR/BPN secara serentak menjadikan kepesertaan JKN-KIS seabgai syarat tambahan kepengurusan akta jual-beli tanah per 1 Maret 2022.

Hal itu menindaklanjuti Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2022.

Menurut Djumhan, pihaknya menerima berkas permohonan kepengurusan tanah melalui dropbox, atau pelayanan langsung di kantor atau secara online.

Baca juga: Hanya Menunjukkan Kartu JKN-KIS, Biaya Operasi Katarak dan Perawatan Joko Ditanggung BPJS Kesehatan

"Setiap hari kami menerima sekitar 100 berkas," ucap pria asal Jakarta Timur ini melalui rilis yang diterima TribunBanten.com, Rabu (15/6/2022).

Dari sekitar 100 berkas, 25 di antaranya adalah berkas peralihan jual-beli.

Sebagian besar masyarakat sudah mengetahui sejak 1 Maret 2022 kepesertaan JKN-KIS menjadi syarat tambahan dalam kepengurusan jual-beli tanah.

"Pada praktiknya, saya tidak mengalami kendala berarti," kata pria yang sehari-hari bertugas memverifikasi dan melakukan validasi berkas hak atas tanah ini.

Petugas BPJS Kesehatan Cabang Tangerang telah memberikan sosialisasi sebelum ketentuan itu diimplementasikan.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved