Lapaknya Sudah Dibongkar, Pedagang Liar Masih Nekat Jualan di Bantaran Irigasi Pasar Kranggot

Lapaknya Sudah Dibongkar, Pedagang Liar Masih Nekat Jualan di Bantaran Irigasi Pasar Kranggot

Tayang:
Penulis: Sopian Sauri | Editor: Ahmad Haris
TribunBanten.com/Sopian Sauri
Meski sudah dibongkar, sejumlah pedagang masih berjualan di Bantaran Irigasi Pasar Keranggot Kota Cilegon. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Sopian Sauri

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA CILEGON - Puluhan pedagang di bantaran irigasi Pasar Baru Kranggot Kota Cilegon, masih tetap nekat berjualan dengan alas tempat seadanya, Sabtu (18/6/2022).

Sebelumnya, sebanyak 64 bangunan liar di bantaran irigasi di Pasar Baru Kranggot, telah dibongkar oleh petugas satuan Satpol PP pada Selasa (14/6/2022).

Pantauan TribunBanten.com di lokasi, kini puluhan pedagang tetap masih berjualan di bantaran irigasi tersebut.

Baca juga: Tiga Kali Ditegur, 64 Lapak Bangunan Liar di Bantaran Irigasi Pasar Kranggot Akhirnya Dibongkar

Mereka menggunakan saung yang ditopang oleh bambu dan beratapkan terpal.

Jumanah, salah satu pedagang mengatakan, dirinya susah untuk pindah dari lokasi itu, lantaran bingung tidak memiliki lokasi lain.

"Mau pindah kemana? toh susah semuanya sudah penuh di depan juga kadang dibongkarin, lebih baik di sini saja," kata Jumanah kepada TribunBanten.com di Pasar keranggot, Sabtu (18/6/2022) 

Tak hanya itu, menurutnya berjualan di tempat sekarang lebih ramai minat pembeli, dibandingian di lokasi lain.

"Lebih baik saya di sini saja dibandingkan pindah, karena di sini banyak pembelinya, kalau di dalam mah kurang," ujarnya.

Hal senada juga dikatakan oleh Sapturi, pedagang liar di bantaran irigasi Pasar Kranggot.

Ia mengatakan, lebih memilih berjualan di bantaran irigasi karena banyak pembeli.

Menurutnya, jika berjualan di area hanggar, justru sepi pembeli.

Baca juga: Sedih Lapaknya di Pasar Kranggot Kota Cilegon Dibongkar Satpol PP, Sapturi: Saya Tak Punya Suami!

“Karena di sini banyak yang beli, kalau di dalam mah sepi. Lumayan saja kalau jualan di sini,” ujarnya.

Ia berharap, agar tidak ada penggusuran lagi oleh petugas.

"Kalau digusur lagi, bagaimana nasib kami hanya seorang pedagang sayuran, mau makan apa kami?," ucapnya.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved