Breaking News:

Anggota DPRD Banten Minta Pengelolaan BIS Diurus Pemerintah: 'Biar Memiliki Rasa Tanggungjawab'

Anggota Dewan Komisi IV DPRD Banten, Ali Nurdin mengusulkan agar Banten International Stadium (BIS) dikelola oleh pemerintah.

Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Abdul Rosid
Ahmad Tajudin/TribunBanten.com
Anggota Dewan Komisi IV DPRD Banten, Ali Nurdin mengusulkan agar Banten International Stadium (BIS) dikelola oleh pemerintah 

Laporan Wartawan TribunBanten.com Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Anggota Dewan Komisi IV DPRD Banten, Ali Nurdin mengusulkan agar Banten International Stadium ( BIS) dikelola oleh pemerintah.

Hal itu ia sampaikan pada saat melakukan diskusi bersama awak media, Selasa (21/6/2022).

Ali mengatakan bahwa untuk pengelolaan BIS bisa dilakukan oleh pihak ketiga.

Namun sebelum melibatkan pihak ketiga dalam pengelolaan BIS, kata dia, tentu perlu dilihat juga perkembangan ke depan.

Baca juga: Ikuti Kegiatan Field Trip, Puluhan Siswa SMP Islam Tirtayasa Telusuri Jejak Sejarah Banten

"Kalau pendapat saya secara pribadi, sudahlah diurus pemerintah saja. Kenapa? Agar memiliki rasa tanggungjawab," katanya kepada awak media, saat di gedung DPRD Banten.

Alasan agar BIS dikelola oleh pemerintah yaitu, untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab pemerintah daerah.

Diketahui bahwa pengelolaan BIS, saat ini masih dilakukan oleh Dinas Perkim Provinsi Banten.

"Kenapa harus perkim? Karena stadion itu bukan BUMD, itu merupakan fasilitas pemerintah untuk prestasi olahraga," ujarnya.

Apabila BIS ingin dikelola pihak ketiga. Maka, gunakan jalur lelang.

"Kecuali diserahkan kepada swasta seperti dilelangkan, kemudian mereka berbayar kepada kita," katanya.

Jika demikian, dirinya menyetujuinya karena membawa keuntungan secara finansial untuk Pemprov Banten.

Baca juga: Ratusan Ruang Kelas SD Butuh Perbaikan, Pemkab Serang Berharap Uluran Tangan Industri

"Ini kan tidak ada nilai ekonomi buat kita kalau dipihak ketigakan, nanti yang ada repot karena uangnya juga dari kita," tukasnya.

Sedangkan untuk RANS, kata dia, kedatangan pihak RANS bukan untuk mengelola BIS.

Pihak RANS hanya berencana untuk menggunakan stadion BIS sebagai tempat basecam.

"Rans itu datang cuma ingin menggunakan stadion BIS untuk tempat basecam nya dia, bukan untuk dikelola," katanya.

Baca juga: Mantan Bos BUMN di Banten Divonis Lima Tahun Penjara, Terbukti Bersalah Korupsi Proyek Fiktif

Menurutnya, apabila stadion BIS bisa dijadikan sebagai basecam RANS.

Tentu hal itu akan menjadi keuntungan bagi BIS.

" BIS akan menjadi lebih dikenal, menjadi tujuan wisata," katanya.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved