Breaking News:

Demi Bayar Gaji PPPK, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Serang Usulkan Jual Aset Milik Pemkab

Komisi II DPRD Kabupaten Serang, akan mengusulkan penjualan aset milik Pemkab Serang demi membayar gaji PPPK.

Penulis: desi purnamasari | Editor: Abdul Rosid

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Komisi II DPRD Kabupaten Serang, akan mengusulkan penjualan aset milik Pemkab Serang demi membayar gaji PPPK.

Hal itu ia lakukan demi memperjuangkan aspirasi PPPK yang disampaikan saat audiensi yang dilakukan pada, Selasa (21/6/2022).

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Serang Sujai A Sayuti mengatakan pihaknya sudah berusaha untuk memfasilitasi dan memperjuangankan PPPK.

"Melalui mekanisme ini surat rekomendasi kita kepada pimpinan DPRD dan nanti akan ditindak lanjuti di badan anggaran. Jadi mudah-mudahan uangnya ada dari pihak pemda ini," katanya di Gedung DPRD Kabupaten Serang, Selasa (21/6/2022).

Baca juga: Berkah Dikunjungi Presiden Jokowi, Pasar Baros Dibangun Tahun Ini

Ia juga mengatakan, jika memang ternyata tidak ada anggaran maka pihaknya harus mencari solusi bagaimana baiknya.

"Karena untuk tuntunan dari PPPK ini jugakan hanya tiga bulan terakhir. Mudah-mudahan kita bisa memenuhinya dan bisa mencarikan uangnya dan akan kita bahas dibanggar untuk masukan ini," katanya.

Pihaknya juga mengaku jika tidak ada solusi dan memang tidak ada anggaran sama sekali. Maka tidak menutup kemungkinan akan mengobarkan agaran lainnya.

"Pandeglang menjual kendaraan dinas dan Lebak menjual aset dan insyallah Kabupaten Serang saya akan berkonsultasi dulu dengan keterkaitan aset yang ada di kabupaten serang, apa saja yang bisa dijual dengan waktu yang cepat," katanya.

"Kalau memang tidak ada menyisir anggaran yang lain-lain untuk dikumpulkan dan direkofusing dari anggaran-anggaran yang lain," katanya.

Baca juga: Rumahnya Digeruduk Massa, Ini Respons UYM: Silahkan Sudutkan Saya, Itu akan Memberatkan Mereka

Ia juga berharap, masih ada sisa-sisa anggaran yang dapat dikumpulkan menjadi satu. Dan bisa mencukupi untuk PPPK di tiga bulan terakhir ini.

"Ini kita namanya berusah dan ini kan sudah ada yang melakukan di daerah tentangga menjual aset dari randis. Tapikan kalau di pemkab belum tentu cukup karena memang kendaraan radis di pemkab jugakan hanya ada beberapa saja," ujarnya.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved