Breaking News:

PPDB Banten 2022 Jalur Zonasi untuk Jenjang SMA/SMK Dikeluhkan Siswa, Berikut Penjelasan Kadindikbud

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalur Zonasi Tahun 2022 untuk jenjang SMA/SMK/SKh negeri di Banten dikeluhkan.

Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Glery Lazuardi
Ahmad Tajudin/TribunBanten.com
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten Tabrani 

Laporan Wartawan Tribun Banten.com Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalur Zonasi Tahun 2022 untuk jenjang SMA/ SMK/SKh negeri di Banten dikeluhkan.

Hasil PPDB jalur Zonasi Tahun 2022 untuk jenjang SMA/ SMK/SKh negeri di Banten telah diumumkan pada 20 Juni 2022.

Sejumlah wali murid mengeluhkan hasil PPDB jalur Zonasi Tahun 2022 untuk jenjang SMA/SMK/SKh negeri di Banten itu karena jarak penerimaan jalur zonasi dianggap terlalu dekat dengan sekolah.

Baca juga: PPDB Banten 2022 Jalur Zonasi untuk Jenjang SMA/SMK Lancar, Kadindikbud: Tak Ada Jual Beli Kursi!

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadindikbud) Provinsi Banten, Tabrani menjelaskan seleksi jalur zonasi dilakukan sesuai jarak terdekat antara sekolah dengan tempat tinggal calon peserta didik.

"Persoalan sekarang, kenapa semakin dekat? Sebab alat ukur itu KK, alat ukur seseorang ada dititik mana sesuai KK-nya yang di upload," ujarnya kepada awak media saat di KP3B, Kota Serang, Selasa (21/6/2022).

Ketika calon peserta didik mengupload kartu KK pada proses pendaftaran.

Petugas operator akan menentukan jarak antara sekolah dengan jarak rumah calon peserta didik sesuai kartu KK.

Dikatakan Tabrani, bahwa proses penentuan jarak dilakukan sesuai sistem google maps.

Sehingga akan ketahuan berapa jarak dari sekolah sampai ke rumah calon peserta didik.

"Jadi alat ukur zonasi adalah KK. Semakin dekat KK di lingkungan skeolah itu, semakin banyak KK yang mendaftar di situ," tukasnya.

Sedangkan mengenai jarak pada saat pendaftaran dengan jarak pada saat verikasi berbeda hasilnya.

Disampaikannya bahwa pada saat melakukan pendaftaran, calon peserta didik banyak yang menitikan alamat yang berbeda.

Kebanyakan dari mereka menitikkan alamat sesuai dengan jarak di mana mereka melakukan pendaftaran.

Bukan berdasarkan jarak di mana letak alamat mereka sesuai kartu KK.

Setelah dilakukan verifikasi oleh pihak sekolah ternyata banyak calon peserta didik yang jaraknya jauh dari sekolah.

"Kalau pakai maps gampang nitikin tempat, kita daftar dimana? Titikan aja di situ, ini alamat saya, ternyata setelah dilihat sesuai alamat di KK ternyata jauh," katanya.

Baca juga: PPDB Kota Tangerang 2022 untuk Jenjang SD dan SMP: Jalur, Jadwal dan Kuota Pendaftaran

Maka dari itu, proses verifikasi itu dilakukan oleh pihak sekolah.

Untuk memastikan bahwa alamat calon peserta didik yang didaftarkan sesuai dengan alamat di kartu KK.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved