Breaking News:

PLN UID Banten

Petani Udang Vaname Tanara Hemat Rp 3 Juta-Rp 4 Juta Setelah Beralih dari Diesel ke Listrik PLN

Penghematan dirasakan para petani udang vaname di Desa Tenjo Ayu, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang.

dokumentasi PLN
Kampung Vaname Desa Tenjo Ayu, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang. PLN UID Banten terus mengakselerasi program Electrifying Marine untuk membantu para pengusaha sektor perikanan dan kelautan agar dapat berhemat. 

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Kurtubi mengaku biaya operasionalnya menurun drastis setelah melakukan dedieselisasi.

Ketua Paguyuban Kampung Vaname ini membandingkan saat memakai genset dan pemakaian listrik PLN.

"Lebih efisien pemakaian listrik. Bahkan, menurun hingga 33 persen," katanya melalui rilis yang diterima TribunBanten.com, Kamis (23/6/2022).

Penghematan dirasakan para petani udang vaname di Desa Tenjo Ayu, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang.

Baca juga: Alokasikan Usulan Penyertaan Modal Negara, PLN Kebut agar 4.700 Desa Dapat Akses Listrik

Menurut Kurtubi, saat menggunakan genset, biaya dalam satu siklus berkisar antara Rp 8 juta-Rp 9 juta.

Setelah mendapat sambungan listrik PLN, biayanya hanya Rp 5 juta sampai Rp 6 juta.

Selain penghematan biaya solar, terdapat efisiensi pada biaya perbaikan mesin.

Kurtubi mengaku sejak menggunakan listrik PLN, tak perlu lagi mengeluarkan biaya perbaikan mesin genset yang kerap mengalami kerusakan.

Selain hemat, hasil panen produksi udang vanamenya pun meningkat sebesar 44 persen.

“Kalau lagi normal cuacanya mendukung penghasilannya lumayan, yang tadinya pakai genset dapat 900 kg karena kincir tidak bisa menyala 24 jam jadi kemungkinan oksigen juga menghambat pertumbuhan," ujarnya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved