Breaking News:

Pengakuan Pembunuh Wanita di Indekos Tangsel: Awalnya Tak Ada Niat Membunuh, Tapi

Pengakuan pelaku pembunuhan wanita di Indekos Tangerang Selatan, Banten. Pelaku berinisial AJL itu akhirnya terpaksa membunuh wanita itu karena ini

Editor: Glery Lazuardi
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
SL (35), wanita di Indekos Tangerang Selatan menjadi korban pembunuhan. Semula, pelaku pembunuhan hanya mengincar telepon genggam milik korban 

TRIBUNBANTEN.COM - AJL, pelaku pembunuhan wanita di Indekos Tangerang Selatan mengaku tidak ingin membunuh SL (35), korbannya.

Namun, karena wanita di Indekos Tangerang Selatan itu, melawan sehingga akhirnya AJL menghabisi nyawa yang bersangkutan.

Hal itu diungkap oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Endra Zulpan.

"Awalnya memang dia niatnya mencuri, kemudian korban ini melakukan perlawanan. Akibat perlawanan ini pelaku yang sudah mempersiapkan senjata tajam ini menusuk korban," kata Zulpan, saat jumpa pers di Mapolda Metro Jaya.

Baca juga: Pembunuhan di Tangerang: Sempat Dijebak, Pelaku Kesal Pacar Diajak Berhubungan Badan

Berdasarkan hasil pemeriksaan, kata Zulpan, pelaku berinisial AJL mengaku tega membunuh korban karena tepergok masuk ke dalam kamar indekos korban saat mencuri ponsel.

Alhasil, AJL langsung menghabisi nyawa SL menggunakan pisau karena korban berusaha melawan dan meminta pertolongan kepada warga sekitar dengan berteriak.

Ponsel yang dicuri AJL dari korban kemudian dijual seharga Rp 30.000 kepada dua orang penadah berinisial J dan S yang telah ditangkap.

"Iya jadi ponsel tersebut dijual pelaku sebesar Rp 30.000. Saya juga awalnya terheran-heran, sampai saya tanyakan lagi ke Kapolres dan Kasatreskrim Tangerang Selatan," ujar Zulpan.

"Ternyata memang benar Rp 30.000. Uangnya untuk makan. Memang kasus ini ada motif ekonominya," sambungnya.

Kini, polisi telah menangkap tiga orang dan ditetapkan sebagai tersangka.

Tersangka AJL yang membunuh SL dijerat Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan dan atau Pasal 365 ayat 3 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan yang Menyebabkan Orang Mati.

Sementara dua tersangka lain, yakni S dan J dijerat dengan Pasal 480 KUHP karena menjadi penadah barang hasil curian yang dilakukan AJL.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Polisi: Pembunuh Perempuan di Indekos Serpong Jual Ponsel Korban Rp 30.000 untuk Beli Makan"

Police: Woman Killer at Serpong Boarding House Sells Victim's Cell Phone Rp. 30,000 to Buy Food

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved