Breaking News:

Awal Mula Tudingan 'Adu Kungfu' Persik Kediri, CEO RANS Kecewa Trofeo Ronaldinho Berjalan Keras

Ini kisah awal mula 'Adu Kungfu' Persik Kediri. Ternyata CEO RANS Nusantara yang menyebut laga di Trofeo Meet The Star berjalan keras

Penulis: Glery Lazuardi | Editor: Glery Lazuardi
(KOMPAS.com/SUCI RAHAYU)
CEO RANS Nusantara kecewa karena Trofeo Meet The Star di Stadion Kanjuruhan, Malang jadi ajang 'adu kungfu'. Tudingan mengarah kepada klub Persik Kediri 

TRIBUNBANTEN.COM - Persik Kediri, klub peserta kompetisi Liga 1, dituding telah melakukan 'adu kungfu' selama Trofeo Meet the Star.

Awal mula tudingan 'adu kungfu' itu ternyata diucapkan oleh pemilik RANS Nusantara FC, Rudy Salim.

Menurut dia, pertandingan di Trofeo Meet the Star berlangsung sangat keras ibaratnya laga di Liga Champions.

Diketahui, sebanyak tiga klub berpartisipasi di Trofeo Meet the Star. Yaitu, RANS Nusantara FC, Persik Kediri, dan Arema FC.

"Makanya, kemarin itu saya salah briefing. Saya bilang ini fun game ternyata di sebelah mungkin anggap-nya adu kungfu. Jadi ada salah paham kayaknya serius banget kemaren udah kayak Liga Champions," kata Rudy Salim.

Baca juga: Persik Kediri, Ronaldinho, & Kisah Trofi yang Dikembalikan: Tudingan Adu Kungfu Jadi Awal Masalah

Tak hanya Rudy Salim saja yang protes. Bahkan, Raffi Ahmad, pemilik RANS Nusantara FC lainnya sampai menegur Gading Marteen, Presiden Persik Kediri.

"Nih main beneran nih, lu kan dibilangin (Persik) main pura-pura," kata Raffi ke Gading.

"Ronaldinho sampai nggak mau main lagi, takut cedera," tambahnya.

Protes itu hanya direspons tertawa oleh Gading.

Lebih lanjut, Raffi Ahmad mengungkap Ronaldinho mengeluhkan kondisi fisiknya usai berkeringat.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved