Breaking News:

Proses Pencarian Korban Tenggelam karena Terseret Ombak di Pantai Carita Dilanjutkan Besok

Tim SAR gabungan mengehentikan proses pencarian Siti Ramadanti yang terseret ombak pantai Lagundi Carita, Kabupaten Pandeglang.

Penulis: mildaniati | Editor: Ahmad Haris
Dok. Humas Basarnas Banten
Tim SAR gabungan saat akan melakukan pencarian korban tenggelam bernama Siti Ramadanti di laut menggunakan perahu. Tim SAR kini menghentikan sementara proses pencarian korban yang terseret ombak pantai Lagundi Carita, Pandeglang. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Mildaniati

TRIBUNBANTEN, KOTA SERANG - Tim SAR gabungan mengehentikan sementara proses pencarian bocah bernama Siti Ramadanti, yang hilang tenggelam karena terseret ombak Pantai Lagundi Carita, Kabupaten Pandeglang, Rabu (6/7/2022) sore.

Humas Basarnas Banten Estu Riyadi mengatakan, pencarian dihentikan sekitar pukul 17.00 WIB, dan akan dilanjutkan esok hari, Kamis (7/7/2022) pukul 07.00 WIB.

Menurut Estu, proses pencarian masih nihil.

Baca juga: Main di Pantai Carita, Bocah 11 Tahun Asal Pandeglang Tenggelam, Tim SAR Sebut Ombak Sedang Besar

"Masih nihil, dilanjut besok" ujarnya dalam grup WA Basarnas Banten, Rabu (6/7/2022).

Sebelumnya, pencarian dilakukan menggunakan beberapa alat, satu di antaranya rubber boat.

Alat tersebut digunakan untuk membantu proses pencarian tim SAR dari Last Now Position (LKP), sejauh 4,5 Nautical Mile (NM)  dengan spacing 0,2 NM.

Sebelumnya, Siti Ramadanti dikabarkan hilang di Pantai Lagundi Carita.

Kejadian bermula saat korban dan teman-temannya  berangkat dari Kampung Durung, Desa Sindanglaut, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, pada pukul 06:30 WIB untuk berenang.

Cuaca saat di lokasi sekitar nampak berawan.

Baca juga: Bikin Geger Warga, Pria yang Tenggelam 2 Tahun Lalu Diduga Muncul Lagi, Keluarga Buat Surat Kematian

Sekitar Pukul 06.50 WIB, Siti terbawa arus dan sampai saat ini belum ditemukan.

Siti (11) adalah warga Kampung Durung, Desa Sindang Laut, Kecamata  Carita, Kabupaten Padeglang.

"Korban berenang, lalu korban terbawa arus ombak besar, dan sampai saat ini korban belum ditemukan," ujar Estu.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved