Breaking News:

Bupati Serang Ancam Tutup THM di JLS yang Beroperasi Kembali: Izinnya Pendirian Salon, Tapi

5 tempat hiburan malam di Kabupaten Serang yang sudah dirobohkan pada Desember 2021 kembali beroperasi. Ratu Tatu mengancam akan menutup THM tersebut

Penulis: desi purnamasari | Editor: Glery Lazuardi
Desi Purnamasari/TribunBanten.com
Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah, menegaskan akan menegakkan aturan terkait keberadaan tempat hiburan malam (THM) di wilayah Kabupaten Serang. Dia mengaku siap menutup paksa THM di wilayah Kabupaten Serang yang dinilai telah melanggar aturan 

Ajat Sudrajat mengetahui lima tempat hiburan malam kembali beroperasi setelah dibongkar dari hasil kegiatan patroli yang dilakukan aparat Satpol PP.

"Setelah kami dapat laporan tepatnya terakhir pada Sabtu malam Minggu kemarin. Ketika berpatroli memang ditemukan lima THM yang beroperasi kembali," kata dia.

Pada Desember 2021 lalu, pihak Satpol PP Kabupaten Serang membongkar tujuh THM.

Setelah berselang tujuh bulan kemudian, terdapat empat THM yang mulai beroperasi kembali dan satu THM lainnya tidak dibongkar, tetapi kembali beroperasi.

"Perizinannya resto, akan tetapi di situ membuka musik hidup dan karaoke," kata dia.

Selain itu, pihaknya juga mengungkapkan pasca penertiban THM di wilayah Serang Barat tersebut pihaknya juga konsentrasi melakukan penertiban THM di wilayah Serang Timur belum lama ini.

Ada 6 THM yang telah ditertibkan, yaitu 3 di Kecamatan Ciruas, 1 Kragilan, 1 di Kibin dan 1 di Cikande.

Sementara itu, untuk langkah yang telah diambil untuk THM tersebut adalah yakin mulai dari peringatan tahap satu.

"Sekarang ke tahap dua nanti ketiga kita akan penyegelan dan pembongkaran kalau masih bandel," ucapnya.

Baca juga: Diiringi Gema Takbir dan Shalawat, Akhirnya Tempat Hiburan Malam di JLS Serang Dibongkar

Sementara itu, Bupati Serang Ratu Tatu Casanah mengatakan, THM yang sudah dibongkar kini dibangun kembali dengan izin yang masih menyalahi aturan.

"Karena izinnya yang digunakan tersebut adalah resto. serta ada izin yang membohongi pemda mengaku beralih salon," katanya.

Tapi pada kenyataannya, kata Tatu, informasi dari kepala satpol PP dan kapolres THM tersebut masih berjalan dan dibangun kembali

Dan ini, kata Tatu, akan tetap menegakan perda tidak segan-segan akan membongkar kembali karena izin yang mereka gunakan tidak sesuai peruntukan.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved