Breaking News:

Menjawab Tantangan Dunia, PLN Benahi Organisasi agar Lebih Cepat Jadi Perusahaan Energi Masa Depan

PLN mampu mencetak kinerja terbaik di tengah krisis dan pandemi Covid-19.

dokumentasi PLN
PLN terus melakukan transformasi bisnis untuk menjawab segala tantangan zaman menuju perusahaan energi masa depan. 

TRIBUNBANTEN.COM - PLN mencatat peningkatan penjualan Rp 14 triliun, kenaikan EBITDA 2,9 persen, dan peningkatan kontribusi pajak Rp 5,7 triliun.

Selain itu, juga penurunan biaya pokok penyediaan (BPP) listrik Rp 15 per kilowatt hour (kWh).

PLN mampu mencetak kinerja terbaik di tengah krisis dan pandemi Covid-19.

Banyak tantangan yang membutuhkan perubahan yang cepat.

Baca juga: Berhasil Membangun Budaya Perusahaan, PLN Raih Penghargaan The Workplace of The Year 2022 Awards

Untuk itu, PLN terus melakukan transformasi bisnis untuk menjawab segala tantangan zaman menuju perusahaan energi masa depan.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan tantangan itu di antaranya perubahan iklim, disrupsi teknologi, dan situasi geopolitik dunia.

Krisis energi akibat kondisi geopolitik yang tidak menentu, satu di antaranya perang Rusia-Ukraina, menyebabkan harga energi primer melonjak naik dan mengakibatkan krisis energi di dunia.

Hal ini berimplikasi pada kebutuhan Indonesia akan gas dan bahan bakar minyak impor pun ikut terdampak.

Transisi ke energi domestik menjadi sebuah kebutuhan bangsa dan solusi ke depan dalam menghadapi tantangan ini.

PLN sebagai ujung tombak transisi energi di Tanah Air serta jantung perekonomian nasional dituntut untuk memperkuat wawasan lingkungan, melanjutkan transformasi digital dan menyiapkan pasokan energi primer yang stabil.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved