Breaking News:

Disiram Ayahnya Air Keras, Mata Balita 2 Tahun Tak Bisa Menutup saat Tidur, Cairan Mengenai Telinga

Nasib nahas menimpa seorang balita berinisial R (2) yang disiram air keras oleh ayah kandungnya, Kenzi (26).

Tribun Jogja/ Suluh Pamungkas
Ilustrasi kekerasan pada anak Artikel ini telah tayang di TribunJogja.com dengan judul Hingga September 2021, Ada 38 Kekerasan Terjadi pada Anak-anak di Kulon Progo, https://jogja.tribunnews.com/2021/10/06/hingga-september-2021-ada-38-kekerasan-terjadi-pada-anak-anak-di-kulon-progo. Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Gaya Lufityanti 

TRIBUNBANTEN.COM - Nasib nahas menimpa seorang balita berinisial R (2) yang disiram air keras oleh ayah kandungnya, Kenzi (26).

Akibat perbuatan bejat sang ayah, R mengalami kesulitan saat menutup atau membuka mata.

Bahkan mata balita warga Kabupaten Bekasi itu tidak bisa menutup saat ia sedang tertidur.

Korban pun menjalani operasi bedah plastik di bagian kulit kelopak mata pada Selasa (12/7/2022).

Plt Kepala RSUD Cibitung dr Lilah Muflihah mengatakan operasi tersebut dilakukan untuk mengangkat luka bakar yang telah mengering setelah R menjalani perawatan intensif selama dua pekan.

"Hari ini akan kami operasi bedah plastik lagi di matanya," ungkap dr Lilah Muflihah saat dikonfirmasi, Selasa (12/7/2022).

Mata korban tak tertutup ketika balita malang tersebut tertidur.

R (kanan), balita yang disiram air keras oleh ayahnya.
R (kanan), balita yang disiram air keras oleh ayahnya. (TribunBekasi.com/Rangga Baskoro)

Baca juga: Tolak Rujuk, Suami Siram Istri & Anak Pakai Air Keras hingga Alami Luka Bakar, Korban Sering Diteror

"Matanya tidak bisa ditutup. Jadi kalau tidur enggak bisa menutup. Pada prinsipnya lukanya sudah mulai mengering," ungkapnya.

Operasi bedah plastik yang dijalani R merupakan yang kedua kalinya setelah bekas luka bakar di bagian telinga sebelah kanan, telah diangkat tim medis beberapa waktu lalu.

"Yang cukup memprihatinkan, air keras kena bagian mata dan telinga, kemarin sudah dilakukan operasi oleh dokter beda plastik untuk telinga sebelah kanannya, jadi luka di telinganya kami angkat," kata Lilah.

Sebelumnya, Kenzi (26) yang merupakan warga Sukatani menyiramkan air keras ke arah Siti Hartini (57) mertua, Siti Hardiyanti (25) istri, dan Resila (2) anaknya sendiri, saat mereka tengah tertidur lelap, Senin (20/6/2022).

Ada pun hal yang melatarbelakangi kejadian tersebut dikarenakan Kenzi menolak untuk diceraikan setelah menjalani pernikahan siri bersama Hardiyanti.

Padahal, Kenzi dikenal oleh warga sekitar sebagai seorang pengangguran dan suka mabuk minuman keras.

Bahkan ia tak pernah memberikan nafkah kepada anak dan istrinya setelah tiga tahun hidup bersama.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved