Breaking News:

Gegara Lampu Sein Sepeda, Warga Tangerang Berurusan dengan Polisi dan Terancam Penjara Lima Tahun

Pesepeda motor di Tangerang terancam penjara lima tahun karena memukul pesepeda motor lainnya. Insiden itu berawal gegara lampu sein

Editor: Glery Lazuardi
snopes.com
ilustrasi penjara. Dua pesepeda motor di Kabupaten Tangerang, Banten terlibat keributan di jalan Kampung Tanjakan, pada Jumat (17/6/2022). Seorang di antaranya harus berurusan dengan aparat kepolisian karena melakukan pemukulan. 

TRIBUNBANTEN.COM - Dua pesepeda motor di Kabupaten Tangerang, Banten terlibat keributan di jalan Kampung Tanjakan, pada Jumat (17/6/2022).

Seorang di antaranya harus berurusan dengan aparat kepolisian karena melakukan pemukulan.

Mereka yaitu, MW (24) dan IR (19), warga Desa Patrasana, Kecamatan Kresek, Kabaupaten Tangerang.

Insiden keributan itu berawal dari lampu sein yang tidak dinyalakan.

Baca juga: Kronologi Pengeroyokan Eks Pesepakbola Claudio Martinez, Manajemen Kafe: Kontak Fisik dengan Pelayan

"Selang beberapa usai peristiwa atau pada Rabu (22/6/2022), pekau pengeroyokan dapat kami amankan," kata Kapolsek Kresek, AKP Osman Sigalingging, pada Kamis (14/7/2022).

Insiden itu berawal pada saat korban hendak menuju bengkel untuk memperbaiki motornya.

Tiba-tiba tersangka MW memotong jalan tanpa memberikan isyarat lampu sein. Keduanya pun terlibat cekcok.

"Tersangka MW memukul korban, dan korban membalas mendorong tersangka MW hingga terjatuh," ucap Osman.

Tersangka MW kemudian meninggalkan lokasi.

Sedangkan korban menepi di salah satu minimarket karena motor yang dikendarai mogok.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved