Breaking News:

Demi Pesta Miras, Preman Kampung Nekat Curi Ratusan Besi, Nyali Ciut saat Ditangkap Polisi: Menangis

Sebanyak tiga preman kampung nekat mencuri ratusan besi demi bisa melakukan pesta miras.

Editor: Anisa Nurhaliza
Kompas.com
ILUSTRASI. pelaku pencurian besi 

TRIBUNBANTEN.COM - Sebanyak tiga preman kampung nekat mencuri ratusan besi demi bisa melakukan pesta miras.

Rupanya, tiga preman kampung itu memang dikenal sering memalak para pedagang kecil, seperti penjual nasi kuning di pinggir jalan.

Para preman tersebut melakukan pencurian di gudang PT WIKA HSRCC Section 2 Karawang, sebanyak 100 batang besi ulir yang mereka curi.

Padahal, besi-besi tersebut akan digunakan untuk proyek infrastruktur di Karawang.

Dijelaskan oleh Kapolsek Telukjambe Timur, AKP Ryan Faisal mengatakan bahwa kini, ketiga pelaku tersebut sudah ditangkap pada Rabu (13/7/2022), sekira pukul 05.00 WIB.

Baca juga: Raup Puluhan Juta, 2 Spesialis Pencuri Sarang Walet di Serang Ditangkap Polisi, 3 lainnya DPO

"Ketiga pelaku merupakan warga Desa Wadas yakni UR (34), AC (40), dan HR alias Komeng (42). orang lagi masih DPO," kata Ryan di kantornya pada Senin (18/7/2022).

Peristiwa pencurian itu terjadi di Jalan Raya Interchange Karawang Barat, Desa Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang ditangkap jajaran Polsek Telukjambe Timur.

Bahkan, nyali preman tersebut seolah ciut dan langsung menangis saat ditangkap oleh pihak kepolisian.

Kapolsek Telukjambe Timur, AKP Ryan Faisal usai menangkap tiga pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) di PT WIKA HSRCC Section 2, Karawang, Jalan Raya Interchange Karawang Barat, Desa Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang 
Kapolsek Telukjambe Timur, AKP Ryan Faisal usai menangkap tiga pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) di PT WIKA HSRCC Section 2, Karawang, Jalan Raya Interchange Karawang Barat, Desa Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang  (Tribun Jabar/Cikwan Suwandi)

Lebih lanjut, Ryan mengungkapkan, ketiganya merupakan preman kampung, yang dikenal sering memalak sejumlah pedagang kecil seperti pedagang nasi kuning di pinggir jalan.

"Uangnya mereka gunakan untuk gaya hidup dan pesta miras," katanya.

Bahkan ketika ditangkap, Ryan mengungkapkan, pelaku sempat menangis.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, ketiga pelaku dikenai pasal 363 KUHPidana. Dengan ancaman hukuman penjara tujuh tahun.

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Berani Curi 100 Besi dan Palak Tukang Nasi Kuning, Preman Kampung Menangis saat Ditangkap Polisi,

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved