Breaking News:

Bank Banten

Bank Banten Dukung Kejati Banten Usut Dugaan Kasus Korupsi Penyaluran Kredit

Dalam hal penyaluran kredit, Bank Banten selalu berupaya memenuhi prinsip kehati-hatian.

dokumentasi Bank Banten
Pelayanan di Bank Banten. Bank Banten mendukung Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten yang tengah mengusut dugaan korupsi penyaluran kredit ke sebuah perusahaan pada 2017. 

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Bank Banten mendukung Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten yang tengah mengusut kasus dugaan korupsi penyaluran kredit ke sebuah perusahaan pada 2017.

Dugaan korupsi itu telah dilaporkan sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan organisasi masyarakat (ormas) lainnya.

“Kami menyerahkan seluruhnya kepada proses hukum yang berlaku dan mendukung untuk penegakan hukum,” kata Rahmad Hidayat, Pjs Kepala Divisi Sekretarian Perusahaan Bank Banten atau PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk, Selasa (12/7/2022).

Baca juga: Bank Banten Siap Luncurkan Santripreneur di Sumatera Selatan

Hal ini untuk membuktikan manajemen Bank Banten beritikad baik untuk menyelesaikan semua kredit bermasalah, termasuk menempuh jalur hukum.

Dalam hal penyaluran kredit, Bank Banten selalu berupaya memenuhi prinsip kehati-hatian.

“Perseroan kini terus berupaya membangun kepercayaan publik dengan memastikan penyaluran kredit di Bank Banten memenuhi prinsip kehati-hatian,” ucap Rahmad Hidayat atau sering dipanggil Gomed.

Dia memastikan upaya-upaya perseroan untuk meningkatkan performa bisnis dan mengejar laba selalu mengedepankan aspek prinsip kehati-hatian.

Baca juga: Gandeng 3 Partner di Expo Karya Kreatif Banten 2022, Bank Banten Dorong Cashless Society di Banten

Dalam menjalankan roda bisnis, Bank Banten selalu menerapkan prinsip kehati-hatian atau prudential banking principle.

"Hal ini kami terapkan untuk meminimalkan risiko usaha operasional bank dengan berpedoman kepada ketentuan OJK, ketentuan intern bank, maupun ketentuan lainnya yang berlaku," katanya.

Prinsip kehati-hatian diterapkan dengan harapan agar bank bisa berada pada kondisi sehat, likuid, dan solvent.

Dengan demikian kadar kepercayaan terhadap Bank Banten dapat terus tumbuh, sehingga masyarakat bersedia dan tidak ragu-ragu menyimpan dananya dan melakukan berbagai transaksi keuangannya.

"Manajemen Bank Banten yang saat ini selalu mengutamakan prinsip 5C dalam melakukan analisis kredit, yaitu character, capacity, condition, capital, dan collateral dalam penyaluran kredit,” ujarnya. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved