Kerap Dicibir, Hasil Survei ARSC Tunjukan Elektabilitas PDIP Duduki Posisi Pertama
Hasil Survei ARSC menunjukkan bahwa posisi PDIP menempati posisi pertama menjadi partai politik (parpol) yang elektabilitas tertinggi
TRIBUNBANTEN.COM - Partai Demokrai Indonesia Perjuangan (PDIP) kerap mandapatkan cibiran terlebih di dunia maya.
Namun, kondisi itu berbalik dengan hasil survei yang dilakukan oleh Akar Rumput Strategic Consulting (ARSC).
Hasil Survei Akar Rumput Strategic Consulting (ARSC) menunjukkan bahwa posisi PDIP menempati posisi pertama menjadi partai politik (parpol) yang memiliki elektabilitas tertinggi dan relatif stabil.
Baca juga: Dipecat TNI, Yotam Bugiangge Kini Gabung dengan KKB Papua, Jadi Otak Pembantaian 11 Orang di Nduga
Setelah PDIP, disusul oleh Partai Golkar dan Gerindra.
"Tiga besar partai politik yang memiliki elektabilitas tinggi dan relatif stabil didominasi oleh PDIP, Partai Golkar dan Partai Gerindra," kata Peneliti ARSC Bagus Balghi saat merilis survei opini publik yang digelar virtual, Rabu (20/7/2023).
Bagus mengatakan, dalam survei ARSC elektabilitas PDIP merupakan tertinggi dari parpol lain dengan angka 14,9 persen.
Kemudian, Partai Gerindra 10,0 persen, Partai Golkar 8,8 persen, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 5,0 persen, Partai Demokrat 4,9 persen, Partai NasDem 4,2 persen.
Selanjutnya, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) 3,2 persen, Partai Amanat Nasional (PAN) 1,7 persen, Perindo 1,4 persen, Partai Garuda 0,9 persen, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) 0,7 persen.
Lalu, Partai Berkarya 0,6 persen, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) 0,5 persen, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) 0,3 persen, Partai Bulan Bintang (PBB) 0,2 persen.
Sementara untuk elektabilitas calon presiden (capres), Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai 'top of mind' capres 2024.
Dengan perolehan angka 22,12 persen, Ganjar mampu mengalahkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang hanya mencapai angka 15,92 persen.
"Responden menjawab yang pertama Ganjar Pranowo sebesar 22,12 persen, kemudian Anies Baswedan sebesar 15,92 persen," ucap Bagus.
Baca juga: Soal Banjir Jakarta, PDIP Sindir Gubernur Anies Baswedan: Gagah di Kata-kata, Lemah Pelaksanaan
Bagus mengatakan, setelah Anies pun disusul Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mencapai angka 8,41 persen.
Selanjutnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil atau Kang Emil berada di angka 4,90 persen.
Kemudian, Ketua Umum Partai Golkar yang juga Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mencapai angka 2,94 persen.
"Lima besar figur sebagai calon presiden top of mind, yang mana Ganjar Pranowo, kemudian Anies Baswedan, Prabowo Subianto, Ridwan Kamil, dan Airlangga Hartarto," ujar Bagus.
Lalu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno 2,37 persen, Menteri BUMN Erick Thohir 2,10 persen.
Disusul Ketua DPR RI Puan Maharani 1,14 persen, Panglima TNI, Jenderal TNI Andika Perkasa mencapai angka 0,57 persen, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 0,24 persen.
Baca juga: Hasil Survei Indopol Terbaru, Elektabilitas PDIP Bertengger Diurutan Satu, NasDem Pepet PKB
Survei ini dilakukan pada 21 Juni sampai 5 Juli 2022 dengan 1.225 responden per provinsi dan margin of error (MoE) +/- 2,8 persen.
Metode survei yang digunakan adalah multistage random sampling, dengan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Survei ARSC: PDIP, Golkar, Gerindra Jadi Parpol Elektabilitas Tinggi dan Relatif Stabil
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/ilustrasi-parpol-pemilu-2024.jpg)