Breaking News:

Kronologi Santri di Kresek Kabupaten Tangerang Dianiaya Pemabuk Sampai Babak Belur

Seorang pemuda berinisial MF (23) dibekuk Polsek Kresek, karena melakukan penganiayaan terhadap seorang santri, SA (15).

Editor: Ahmad Haris
Warta Kota
ilustrasi pemukulan/penganiayaan. Seorang pemuda berinisial MF (23) dibekuk Polsek Kresek, karena melakukan penganiayaan terhadap seorang santri, SA (15), pada Rabu (20/7/2022) malam. 

TRIBUNBANTEN.COM - Diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang santri, SA (15), seorang pemuda berinisial MF (23) dibekuk Polsek Kresek.

Korban dianiaya Rabu (20/7/2022) malam.

Korban merupakan santri di Pondok Pesantren Qurrotu Nafsin, Desa Renged, Kecamatan Kresek.

Baca juga: Santri dan Warga Bahu-Membahu Memadamkan Api yang Membakar Bangunan Ponpes untuk 10 Kamar

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Raden Romdhon Natakusuma menjelaskan, sekitar jam 23.00 WIB, korban SA sedang mendapat tugas piket jaga malam di pondok pesantren.

"Tiba-tiba tersangka datang dalam keadaan mabuk, dan langsung melakukan pemukulan," kata Romdhon, Jumat (22/7/2022).

Korban yang masih di bawah umur tidak bisa melakukan perlawanan.

Kemudian, salah satu pengurus ponpes KR (43) datang untuk membantu korban.

Saksi KR memegangi tersangka sehingga SA bisa menghindari pelaku.

"Namun tersangka berhasil melepaskan diri dari pegangan KR. Dan tersangka kemudian memukuli KR hingga lebam di bibir."

"Korban penganiayaan pun 2 orang yakni SA yang masih di bawah umur dan KR," ucapnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved