Breaking News:

Kemenkumham Banten

Kemenkumham Banten Gelar Klinik Kekayaan Intelektual, Wali Kota Cilegon Sebut Mata Uang Era Ekraf

Klinik Kekayaan Intelektual ini digelar untuk memfasilitasi layanan konsultasi, pendampingan pendaftaran, layanan penelusuran

dokumentasi Humas Kemenkumham Banten
Kanwil Kemenkumham Banten menggelar Mobile IP Clinic se-Serang Raya di Hotel Forbis, Kabupaten Serang, Senin (25/7/2022). 

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Kanwil Kemenkumham Banten menggelar Mobile IP Clinic se-Serang Raya di Hotel Forbis, Kabupaten Serang, Senin (25/7/2022).

Klinik Kekayaan Intelektual ini digelar untuk memfasilitasi layanan konsultasi, pendampingan pendaftaran, layanan penelusuran, hingga pengaduan.

Selain di Kabupaten Serang, Mobile IP Clinic ini juga digelar di Cilegon Center Mal (CCM) Kota Cilegon.

Baca juga: Hari Dharma Karya Dhika 2022, Kemenkumham Banten Berikan Bantuan kepada Ratusan Warga Cinangka

Kepala Kanwil Kemenkumham Banten Tejo Harwanto mengatakan ekonomi atau industri berbasis Kekayaan Intelektual dalam beberapa tahun ini semakin tumbuh.

“Menurut hasil penelitian Institute for Development of Economics and Finance ( Indef), setiap peningkatan 1 persen kenaikan jumlah paten mampu berdampak positif terhadap ekonomi Indonesia sebesar 0,06 persen,” ujar Tejo Harwanto.

Hasil penelitian lain yang dilakukan Indef pada 2018, menyebutkan setiap kenaikan 10 persen paten di seluruh sektor industri berkontribusi terhadap pertumbuhan PDB sebesar 1,69 persen.

Adapun 10 persen kenaikan investasi hanya berdampak sebesar 1,64 persen.

“Dari berbagai data ini memperlihatkan bahwa ekonomi atau industri berbasis Kekayaan Intelektual semakin vital. Bahkan, tidak kalah penting dengan industri-industri yang sudah mapan seperti pertambangan atau minyak dan gas,” ucapnya. 

Wali Kota Cilegon Helldy Agustian mengatakan Kekayaan Intelektual sudah menjadi mata uang khusus di era ekonomi kreatif.

Baca juga: Batik Baduy Menarik Perhatian Inspektur Kemenkumham saat Mengunjungi Lapas Kelas III Rangkasbitung

Adanya hak eksklusif ini akan mendorong masyarakat untuk terus menciptakan karya baru tanpa harus takut karyanya diambil pihak lain.

“Kekayaan intelektual dapat dijadikan satu di antara tolok ukur dalam perkembangan perekonomian Indonesia. Semakin tinggi penghargaan negara terhadap kekayaan intelektual, akan merangsang pertumbuhan ekonomi dan kemajuan negara,” katanya.

Baca juga: Kemenkumham Banten Raih Predikat Informatif 2021 dari Komisi Informasi Provinsi Banten

Kepala Divisi Administrasi Kemenkumham Banten Sri Yusuf Yusfini berharap Klinik Kekayaan Intelektual ini bisa mempermudah usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk mendaftar.

Dalam pembukaan Klinik Kekayaan Intelektual, juga ada peluncuran aplikasi Pesan Pintar Otomatis (Pepito) Layanan Informasi Kekayaan Intelektual.

Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya juga menghadiri pembukaan Klinik Kekayaan Intelektual.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved