Breaking News:

Kronologi Seorang Nelayan Asal Lebak Tenggelam di Pulau Peucang, Kapal Terhempas Gelombang Tinggi

Seorang nelayan asal Lebak, hilang saat mencari ikan di Pulau Peucang. Kapal yang ditumpangi Dirman terhempas gelombang tinggi

Penulis: Nurandi | Editor: Glery Lazuardi
istimewa
Ilustrasi evakuasi korban tenggelam di laut. Dirman (30), seorang nelayan asal Lebak, hilang saat mencari ikan di Pulau Peucang. 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Nurandi

TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG - Dirman (30), seorang nelayan asal Lebak, hilang saat mencari ikan di Pulau Peucang.

Diketahui, Dirman adalah anak buah kapal atau ABK KM Sumber Sari yang hilang saat sedang berada di Pulau Peucang, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang.

Heru Amir Kasi Ops Kantor SAR Banten mengungkapkan kronologi hilangnya Dirman.

Insiden itu berawal pada saat Dirman sedang mencari ikan pada Sabtu (23/7/2022) sekira pukul 01.00 WIB.

Korban hilang karena terseret gelombang tinggi.

Baca juga: Bocah 12 Tahun Tenggelam di Sungai Cisimeut Lebak, Ditemukan Pada Hari Ketiga Pencarian

"Pada saat kejadian KM. Sumber Sari yang membawa 13 orang crew kapal, yang sedang memancing di sekitar Pulau Peucang," katanya saat dihubungi TribunBanten.com, Senin (25/7/2022).

"Saat itu Jurumudi Kapal mendengar ada suara jatuh ke laut, setelah semua ABK dikumpulkan oleh Jurumudi satu orang hilang dan sampai saat ini belum ditemukan".

Pihaknya sudah menurunkan Tim SAR gabungan dalam mencari keberadaan korban yang hilang.

"Tadi pagi kami sudah menurunkan tim, dibantu oleh pihak keluarga korban juga yang ikut turun melakukan pencarian," ujarnya.

Sebelumnya Tim SAR gabungan telah melakukan pencegahan pada hari pertama pada Minggu (24/7/2022), namun terkendala kondisi cuaca.

Pada pencarian hari kedua, Tim Sar gabungan melakukan pencarian ke wilayah yang lebih luas baik pencarian sekitar pulang pecang dan juga pesisir pantai.

"Saat ini pencarian masih dilakukan, baik pencarian jalur daratan maupun laut," katanya.

Baca juga: Proses Pencarian Korban Tenggelam karena Terseret Ombak di Pantai Carita Dilanjutkan Besok

Heru menambahkan sama pada pencarian hari pertama, saat ini pencarian masih terkendala oleh cuaca buruk.

"Hanya cuaca yang kurang bagus saja, saat ini Tim Sar gabungan masih berusaha untuk menemukan keberadaan korban," ucapnya.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved