Breaking News:

BEJAT! Ini Tipu Muslihat Guru Spiritual di Ngawi Bisa Setubuhi Anak Gadis 200 Kali Selama 2 Tahun

Seorang guru spiritual berinisial JKI (46) menyetubuhi pasiennya yang masih di bawah umur di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, sebanyak 200 kali.

Editor: Ahmad Haris
Kompas.com/ Ericssen
Ilustrasi pemerkosaan atau rudapaksa. Seorang guru spiritual berinisial JKI (46) menyetubuhi pasiennya yang masih di bawah umur di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, sebanyak 200 kali. 

TRIBUNBANTEN.COM - Aksi bejat dilakukan seorang guru spiritual berinisial JKI (46) di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.

Ia me rudapaksa pasiennya yang masih di bawah umur sebanyak 200 kali.

Perbuatan tersebut terbongkar setelah korban hamil.

Hal itu diungkapkan oleh Kapolres Ngawi AKBP Dwiasi Wiyatputera.

Ia mengatakan, tersangka menyetubuhi korban pertama kali saat usia korban masih 17 tahun.

Baca juga: Pilu Anak SD di Tasikmalaya Dipaksa Temannya Setubuhi Kucing Sambil Direkam, Depresi Lalu Meninggal

Hal tersebut berulang kali dilakukan sampai korban berusia 19 tahun.

“Dari pengakuan tersangka, persetubuhan dilakukan kurang lebih 200 kali selama kurun waktu tersebut," ucapnya melalui pesan singkat, Selasa (26/7/2022).

Dwiasi menambahkan, dalam melancarkan aksinya, tersangka JKI (46) berdalih hendak membersihkan korban dari aura negatif, serta hendak membaiat korban agar selamat dari segala gangguan makhluk halus.

Tersangka JKI merupakan orang kepercayaan keluarga korban, dan sudah dianggap sebagai guru spiritual.

Ancam korban

Dalam melancarkan aksinya, tersangka JKI membujuk rayu dan mengancam korban.

"Tersangka mengancam, apabila korban memberitahukan perbuatannya kepada orang lain maka korban akan celaka dan akan menemui kematian. Karena ketakutan maka korban menuruti semua kemauan pelaku," imbuhnya.

Tersangka JKI mulai mengenal korban pada awal Februari 2020.
Saat itu keluarga korban sering meminta bantuan tersangka untuk pengobatan alternatif dan gangguan gaib yang dialami keluarga korban.

Pada saat itu ayah korban menderita sakit dan setelah diobati dengan cara alternatif oleh tersangka, ayah korban mulai berangsur sembuh.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved