Breaking News:

GILA! Sosok Ini Bawa Kabur Uang Rp 54 Triliun ke Singapura, KPK & Kejagung Buru Bos Duta Palma Grup

Bos Duta Palma Grup Surya Darmadi atau Apeng telah membawa kabur uang senilai Rp 54 triliun ke Singapura yang saat ini diburu KPK dan Kejagung

Editor: Abdul Rosid
Kloase
Bos Duta Palma Grup Surya Darmadi atau Apeng telah membawa kabur uang senilai Rp 54 triliun ke Singapura. 

TRIBUNBANTEN.COM - Bos Duta Palma Grup Surya Darmadi atau Apeng telah membawa kabur uang senilai Rp 54 triliun ke Singapura.

Bos Duta Palma Grup Surya Darmadi atau Apeng merupakan tersangka kasus suap alih fungsi lahan di Riau oleh KPK.

Sementara, Kejagung memburu Bos Duta Palma Grup Surya dalam kasus dugaan penyerobotan lahan yang dilakukan perusahaannya di Riau.

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata memastikan pihaknya terus melakukan koordinasi dengan Kejagung, mengingat kedua instansi tengah mengejar sosok yang sama.

Baca juga: Sosok Mardani Maming dan Harun Masiku, 2 Kader PDIP yang Jadi Buronan KPK

Dikatakan Alex, KPK berkomunikasi juga dengan Direktur Penyidikan pada Jampidsus Kejagung, Supardi dalam upaya memburu Apeng.

Ia menegaskan tidak ada persoalan berarti bagi pihaknya dalam berkomunikasi dengan aparat hukum lainnya yang tengah mengusut dugaan korupsi.

Apeng sendiri dikabarkan melarikan diri ke Singapura.

Terkait hal itu, Subkoordinator Humas Ditjen Imigrasi, Achmad Nur Saleh, menuturkan status pencegahan terakhir terhadap Apeng sudah berakhir pada 12 Oktober 2019.

Mengenai persoalan itu, Alex menilai akan menjadi pertimbangan tersendiri untuk melakukan langkah lebih lanjut jika Apeng ternyata telah menjadi warga negara Singapura.

Katanya, KPK bakal mendalami peluang mengekstradisi Apeng dari Singapura.

Adapun sebelumnya pada 25 Januari 2022, Indonesia sudah menandatangani perjanjian ekstradisi dengan pemerintah Singapura.

“Kalau ada perjanjian ekstradisi kan satu, cuma nanti kita pahami lebih lanjut,” kata Alex.

Latar belakang masalah

Diketahui KPK menetapkan anak usaha PT Duta Palma Group, yakni PT Palma Satu sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait pengajuan revisi alih fungsi hutan di Riau tahun 2014.

Baca juga: 900 Hari Harun Masiku Menghilang Bak Ditelan Bumi, Begini Tanggapan KPK

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved