Breaking News:

2 Pekerja di Lebak Tertimpa Besi Proyek Pembangunan Jembatan Selaraja, Begini Kondisinya

Dua pekerja tertimpa besi proyek pembangunan Jembatan Selaraja di Kampung Bojongleles, Desa Bojongleles, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak.

Penulis: Nurandi | Editor: Abdul Rosid
Nurandi/TribunBanten.com
Dua pekerja nyaris mati tertimpa besi proyek pembangunan Jembatan Selaraja di Kampung Bojongleles, Desa Bojongleles, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak. 

Laporan wartawan Tribun Banten.com, Nurandi

TRIBUNBNATEN.COM, LEBAK - Dua pekerja tertimpa besi proyek pembangunan Jembatan Selaraja di Kampung Bojongleles, Desa Bojongleles, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak.

Diketahui, jembatan yang berada di Jalan Raya Kaduagung - Cileles tersebut saat ini dalam pembangunan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Lebak.

Kepala DPUPR Lebak Irvan Suyatupika mengatakan kejadian tersebut terjadi pada hari Senin (1/8/2022) pada 11.00 WIB siang.

Baca juga: DLH Lebak Beberkan Penyebab Air Balong Ranca Lentah di Rangkasbitung Timbulkan Bau Tak Sedap

"Korbanya ada dua orang, mereka tertimpa besi proyek jembatan, saat melakukan pengerjaan," katanya saat dihubungi Tribun Banten.com, Selasa (2/8/2022).

Dua orang korban tersebut, merupakan Hasta dan Dedi, yang memasang rangka besi Jembatan.

Dirinya menyebutkan sebelumnya sempat merasa kaget, karena mendapat informasi bahwa ada dua pekerja yang tertimpa besi proyek jembatan dan meninggal.

"Ternyata informasi tersebut tidak benar, Alhamdulillah korban yang berjumlah dua orang tersebut bisa diselamatkan dan oleh pekerja lainya," ujarnya.

Terkait dengan insiden tersebut saat ini pihak DPUPR Lebak sudah berkoordinasi dengan pihak terkait pemborong khususnya di sektor jaminan sosialnya.

DPUPR Lebak juga sudah melakukan pembicaraan dengan pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK) untuk mengutamakan keselamatan.

"Jadi hal tersebut sudah kita bicarakan, selain itu kami sudah berkoordinasi untuk segera segera mendaftarkan para pekerjanya ke BPJS ketenagakerjaan," ucapnya.

Selain itu, dia juga mengatakan pembangunan Jembatan Selaraja tidak selesai dibangun dengan waktu yang telah ditentukan.

Baca juga: Kisah Siswa SD di Haurgajrug Lebak Pergi Sekolah Naik Rakit: Duduk Dampingan Sambil Tenteng Sepatu

Oleh karena itu, DPUPR Lebak memberikan teguran kepada pemborong Jembatan agar bisa segera diselesaikan.

"Kita sudah evaluasi terkait dengan proses pembangunan jembatan tersebut. Kita juga memberikan teguran kepada pemborongnya," katanya.

Irvan menegaskan dirinya juga akan memutus kontrak pemborong jembatan Selaraja jika pengerjaan tidak mengindahkan peringatan dari DPUPR Lebak.

"Kita baru satu kali beri teguran, tetapi jika nanti pada teguran dan peringatan selanjutnya tidak di Indahkan kita akan putus kontrak pekerjaan jembatan tersebut," ujarnya.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved