Breaking News:

Amerika Serikat Beri Sanksi Baru untuk Pacar Presiden Rusia Vladimir Putin, Alina Kabaeva

Amerika Serikat (AS) pada Selasa (2/8/2022) kemarin menjatuhkan sanksi baru terhadap Rusia.

Editor: Ahmad Haris
AFP PHOTO EPA POOL/SERGEI CHIRIKOV
Presiden Rusia Vladimir Putin (kiri) menyerahkan bunga kepada Alina Kabaeva, bintang senam ritmik Rusia dan pemenang hadiah Olimpiade. Amerika Serikat (AS) pada Selasa (2/8/2022) kemarin menjatuhkan sanksi baru terhadap Rusia, menargetkan mantan pesenam terkenal Alina Kabaeva, yang disebut memiliki hubungan romantis dengan Pemimpin Rusia Vladimir Putin, dan perusahaan-perusahaan Rusia. 

TRIBUNBANTEN.COM - Rusia mendapatkan sanksi baru dari Amerika Serikat (AS) pada Selasa (2/8/2022) kemarin.

Kali ini, AS menargetkan mantan pesenam terkenal Alina Kabaeva, yang disebut memiliki hubungan romantis dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, dan perusahaan-perusahaan Rusia.

Departemen Keuangan AS mengungkapkan, Alina Kabaeva memimpin organisasi media yang pro-Kremlin, Grup Media Nasional.

Baca juga: Lagi Presiden Rusia Vladimir Putin Bicara soal Perang Nuklir, Sebut-sebut Perjanjian dengan Amerika

Sementara Putin membantah dia memiliki hubungan istimewa dengan wanita berusia 39 tahun ini.

Mengutip Tribunnews seperti dilansir dari Reuters, putaran sanksi baru Rusia dari AS ini juga menargetkan salah satu produsen baja terbesar di dunia, Publichnoe Aktsionernoe Obschestvo Magnitogorskiy Metallurgicheskiy Kombinat (MMK), yang dipimpin oleh pengusaha Rusia Viktor Rashnikov.

Departemen Keuangan AS menyatakan, MMK adalah salah satu pembayar pajak terbesar di Rusia, dan menyediakan sumber pendapatan yang substansial bagi pemerintah Moskow.

Selain itu, AS juga menargetkan dua anak perusahaan MMK ke dalam sanksi baru, yaitu Investitsionnaya Kompaniya MMK-FINANS yang berbasis di Rusia dan MMK Metalurji Sanayi Ticaret Ve Liman İşletmeciliği Anonim Şirketi yang berbasis di Turki.

Sementara pada Senin (1/8/2022) kemarin, Menteri Perdagangan Rusia Denis Manturov mengatakan, Moskow akan mempertimbangkan untuk membeli dan menimbun logam, untuk mendukung produsen baja domestik yang terkena sanksi Barat.

Departemen Luar Negeri AS pada Selasa (2/8/2022) kemarin juga mengatakan, telah memberikan pembatasan visa kepada 893 pejabat dan anggota militer Rusia, karena memainkan peran penting dalam tindakan Moskow dalam menyerang Ukraina.

Perusahaan pertahanan dan teknologi Rusia juga mendapat sanksi dari AS.

Sanksi ini dijatuhkan dalam upaya untuk mengisolasi industri pertahanan dan teknologi Rusia, dan membatasi kontribusi mereka pada peralatan perang Moskow.

"Amerika Serikat tidak akan goyah dalam mendukung orang-orang pemberani Ukraina, dan akan terus mempromosikan akuntabilitas untuk Presiden Putin dan kroni-kroninya, yang tindakannya telah menyebabkan begitu banyak penderitaan dan kehancuran di Ukraina," ujar Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken.

Baca juga: Pertama Kalinya Sejak Perang dengan Rusia, Ukraina Akhirnya Kembali Ekspor Gandum

Salah satu oligarki Rusia yang menjadi target sanksi baru AS adalah Andrey Guryev, yang menurut Departemen Keuangan AS merupakan rekan terdekat Putin.

Gurvey sendiri adalah pendiri perusahaan kimia Rusia, PhosAgro.

Amerika Serikat dan sekutu Baratnya telah menjatuhkan sanksi ke Rusia, termasuk menargetkan bank terbesar Rusia Sberbank serta Vladimir Putin, sejak Moskow menginvasi Ukraina pada Februari lalu, yang menjadi serangan terbesar di Eropa sejak Perang Dunia Kedua.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul AS Beri Sanksi Baru Untuk Pacar Vladimir Putin Eks Pesenam Rusia

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved