Breaking News:

PLN Jawab Hadapi Tantangan Oversupply Kapasitas Listrik Sebesar 40,6 GW

Selain itu, juga menyukseskan proses transisi energi bersih yang berbasis pada sumber daya domestik.

dokumentasi PLN
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo dalam CEO Lecture bertajuk The Future Energy is Electricity, We Face It, We Fight For It di Auditorium Kantor Pusat, Selasa (2/8/2022). 

TRIBUNBANTEN.COM - Satu di antara tantangan terbesar yang dihadapi PLN adalah oversupply.

Hingga 2030, akan ada tambahan kapasitas listrik sebesar 40,6 GW lagi.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan oversupply menjadi tantangan sekaligus peluang besar bagi PLN untuk meningkatkan konsumsi listrik nasional.

Selain itu, juga menyukseskan proses transisi energi bersih yang berbasis pada sumber daya domestik.

Tiga faktor penting akan menunjang strategi PLN untuk menjawab krisis multidimensi tersebut.

Baca juga: Tak Hanya untuk Bayar Listrik, Chef Jerry Sampaikan Keluhan Pakai PLN Mobile, Sangat Mudah Sekali

Tiga faktor itu adalah meningkatkan penggunaan kendaraan listrik, kompor induksi, dan jasa layanan internet.

Dari sisi mendorong ekosistem kendaraan listrik, PLN melakukan penambahan infrastruktur stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) dan stasiun penukaran baterai kendaraan listrik umum (SPBKLU) di Indonesia.

Saat ini sudah ada 139 unit SPKLU yang siap memenuhi kebutuhan pengguna kendaraan listrik di seluruh Indonesia.

Program konversi LPG ke kompor induksi, selain bisa menjadi solusi menyerap listrik juga dapat mengurangi beban APBN.

Dengan harga gas dunia yang sedang tinggi, harga keekonomian LPG mencapai Rp 19.609 per kg.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved