Breaking News:

Viral Perjuangan Anak SD di Cipanas Lebak Pergi Sekolah Naik Rakit karena Jembatan Rusak

Jembatan gantung Kampung Nanggerang, Desa Haur Gajrug, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak rusak karena kawat seling yang putus.

Penulis: Nurandi | Editor: Ahmad Haris
TribunBanten.com/Nurandi
Warga sedang membantu anak sekolah menyebarangi sungai menggunakan rakit, Selasa (2/8/2022). Anak SD itu terpaksa harus menyebrang menggunakan rakit, karena jembatan di Desa Haur Gajrug rusak. 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Nurandi

TRIBUNBNATEN.COM, LEBAK - Jembatan gantung Kampung Nanggerang, Desa Haur Gajrug, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten rusak karena kawat seling yang putus.

Anak-anak sekolah pun terpaksa harus menyebrang sungai menggunakan rakit dari bambu, agar tetap bisa belajar di sekolah.

Suhanda, warga Kampung Cuping mengatakan, untuk saat ini dirinya membantu anak-anak yang mau sekolah, dan warga setempat yang hendak lewat.

Baca juga: Murid SD di Haurgajrug Pergi Sekolah Harus Naik Rakit, Pemkab Lebak Janji Segera Perbaiki Jembatan

"Saya di sini, kebetulan membantu anak-anak sekolah dan warga saja, yang nyebrang mau sekolah, kerja dan ke sawah," ujarnya.

Suhanda menambahkan, saat ini warga untuk sementara menggunakan rakit bambu sebagai alat penyebrangan.

"Jadi keadaan seperti ini, kita saling gotong royong untuk menyebrangkan anak-anak dan warga," ucapnya.

Jembatan gantung tersebut sebelumnya rusak pada tahun 2020, setelah diterjang banjir bandang, dan pada tahun yang sama jembatan tersebut juga diperbaiki.

Kepala Desa Haur Gajrug Hasan Ferry mengatakan, jika jembatan tersebut memang usianya baru dua tahun.

"Jadi dulu diperbaiki saat rusak akibat banjir bandang, memang masih baru jembatannya, belum lama juga," katanya saat ditemui TribunBanten.com, Selasa (2/8/2022).

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved