Breaking News:

2 Orang Jadi Tersangka, Kejati Banten Jelaskan Kronologi Penyaluran Kredit Senilai Rp 65 Miliar

Total kredit senilai Rp 65 miliar, terdiri atas kredit modal kerja (KMK) dan kredit investasi (KI).

Laporan Wartawan Tribun Banten.com, Ahmad Tajudin

 

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten menetapkan SDJ dan RS jadi tersangka dugaan kasus korupsi kredit Bank Banten pada 2017, Kamis (4/8/2022).

Total kredit senilai Rp 65 miliar, terdiri atas kredit modal kerja (KMK) dan kredit investasi (KI).

Fasilitas kredit itu diberikan Bank Banten kepada PT HNM.

Kepala Kejati Banten Leonard Eben Ezer Simanjuntak mengatakan pada 2017, SDJ menjabat sebagai kepala Divisi Kredit Komersial Bank Banten sekaligus Plt Pemipin Kanwil Bank Banten DKI Jakarta.

Baca juga: BREAKING NEWS: Kejati Banten Tetapkan 2 Tersangka Dugaan Korupsi Kredit Rp 65 Miliar

Adapun RS menjabat sebagai direktur utama PT HNM.

"Penetapan tersangka setelah kami lakukan ekspose dan pemeriksaan 15 saksi," katanya di Kejati Banten, Kamis siang.

Penetapan tahap penyidikan dilakukan Kejati Banten pada 7 Juli 2022.

Sebelum menahan, Kejati Banten melakukan pemeriksaan terhadap SDJ dan RS.

Keduanya diduga melanggar syarat penandatanganan kredit dan syarat penarikan kredit yang ditetapkan dalam MAK, serta terikat dengan perjanjian kredit dan ketentuan SOP yang berlaku.

Prosedur sesuai SK Direksi PT Bank Pembangunan Daerah Banten, Tbk Nomor 026/SK/DIRBB/X/2016 tentang Ketentuan Komite Kredit dan Kewenangan Komite Kredit pada 31 Oktober 2016.

Selain itu, juga SK Direksi PT Bank Pembangunan Daerah Banten, Tbk Nomor 015/SK/DIRBB/X/2016 tentang Ketentuan Komite Kredit dan Kewenangan Komite Kredit pada 22 Mei 2017.

Baca juga: BREAKING NEWS: Satu Tersangka Ditahan Kejati Banten, Dugaan Kasus Korupsi Beras di Bulog Serang

"Juga prinsip kehati-hatian perbankan prudential banking principle dan prinsip pemberian kredit yang 
sehat," ujar Leonard.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved