Breaking News:

Derita PMI Korban Perdagangan Manusia di Malaysia: Pulang Alami Luka-luka dan Derita Penyakit Kulit

190 Pekerja Migran Indonesia (PMI) Ilegal tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Kamis (4/8/2022) sore.

Editor: Glery Lazuardi
(Tribun Tangerang/Gilbert Sem Sandro)
Ilustrasi Bandara Soekarno-Hatta. 190 Pekerja Migran Indonesia (PMI) Ilegal tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Kamis (4/8/2022) sore. Mereka tiba menggunakan maskapai Lion Air JT-5386 pada Kamis pukul 17.05 WIB 

TRIBUNBANTEN.COM - 190 Pekerja Migran Indonesia (PMI) Ilegal tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Kamis (4/8/2022) sore.

Mereka tiba menggunakan maskapai Lion Air JT-5386 pada Kamis pukul 17.05 WIB

Para PMI itu pulang membawa derita. Sebab, di antara mereka ada yang mengalami luka-luka bahkan di antaranya menderita sakit kulit.

Sebanyak 190 PMI ilegal tersebut juga menggunakan pakaian serba ungu.

Baca juga: Kumpulkan Nota Pembelian, Seorang TKI Tak Sangka Dapat Undian Hampir Rp 1 Miliar, Langsung Beli Ini!

Tak sedikit, diantara mereka ada yang kesusahan jalan, bahkan sampai harus menggunakan kursi roda.

Ada juga bekas luka yang menempel dari beberapa PMI terutama di bagian wajah dan tangan.

Nahasnya lagi, banyak dari mereka yang datang sambil menggendong bayi di bawah satu tahun.

"Ini ada 190 orang dari 3.200 untuk anak-anak bangsa yang akan menjalani deportasi dari Malaysia di tahun 2022," jelas Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Rhamdani di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (4/8/2022).

Menurut dia, ratusan PMI ilegal tersebut merupakan warga Indonesia yang berangkat bekerja ke Malaysia melalui calo dan mafia.

Secara otomatis dokumentasi keimigrasian mereka tidak lengkap dan menjadi tahanan negara dan dijebloskan ke ruang detensi Imigrasi Malaysia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved