Breaking News:

24 Orang Tewas Termasuk Anak-anak, AS Soal Serangan Israel ke Jalur Gaza: Hak Mempertahankan Diri

Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat mendukung serangan Israel di Jalur Gaza. Menurut AS, serangan Israel di Jalur Gaza bentuk mempertahankan diri

Editor: Glery Lazuardi
Hatem Moussa / AP via Al Jazeera
Ilustrasi serangan Israel ke Gaza. Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat mendukung serangan Israel di Jalur Gaza. Menurut AS, serangan Israel di Jalur Gaza adalah bentuk mempertahankan diri. 

TRIBUNBANTEN.COM - Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat mendukung serangan Israel di Jalur Gaza.

Menurut AS, serangan Israel di Jalur Gaza adalah bentuk mempertahankan diri.

"AS sepenuhnya mendukung hak Israel untuk mempertahankan diri," tulis keterangan Kemlu AS dikutip dari Reuters.

Baca juga: Serangan Israel ke Gaza Tewaskan 24 Orang, Pemimpin Militer Islamic Jihad Turut Jadi Korban

Namun, AS prihatin dengan adanya warga sipil yang tewas akibat serangan itu.

Mereka sudah menghubungi pejabat Israel untuk meminta semua pihak menahan diri demi mencegah eskalasi lebih lanjut.

"Mendorong penyelidikan tepat waktu dan menyeluruh terhadap korban-korban itu," kata Kemlu AS.

24 orang tewas akibat dari serangan Israel ke jalur Gaza pada Sabtu (6/8/2022).

Khalid Mansour, kepala sayap militer Islamic Jihad di Gaza turut terbunuh.

Tentara Israel pada Sabtu (6/8/2022) mengatakan, telah "menetralkan" pemimpin tertinggi sayap bersenjata Islamic Jihad di Gaza.

Operasi ini dilakukan pada hari kedua serangan Israel terhadap kelompok milisi di Palestina tersebut.

"Kepemimpinan senior sayap militer Islamic Jihad di Gaza telah dinetralisir," kata kepala direktorat operasi tentara Israel (IDF) Oded Basiok, dalam keterangan yang dikirim ke kantor berita AFP.

Baca juga: Sosok Monique Rijkers, Aktivis Pro Yahudi yang Sebut Warga Gaza Palestina Menyerang Israel

Sementara itu, dikutip dari media Israel Haaretz, Oded Basiok mengatakan kepada pers bahwa semua pejabat keamanan Islamic Jihad di Jalur ( Gaza) telah dibunuh pada Sabtu (6/8/2022).

Sebelumnya, pada malam hari Israel dilaporkan membunuh Khalid Mansour yang merupakan kepala sayap militer Islamic Jihad di Gaza.

Kemudian pada Jumat (5/8/2022), Israel membunuh komandan Islamic Jihad yaitu Tayseer Al Jabari.

Tewasnya Tayseer Al Jabari dikonfirmasi oleh Israel dan Islamic Jihad. Ia terbunuh di salah satu gedung di Gaza barat.

Baca juga: Israel dan Hamas Umumkan Gencatan Senjata, Warga di Gaza Turun ke Jalan Rayakan Kemenangan 

Otoritas kesehatan di Gaza yang dikendalikan Hamas mengatakan, 10 orang tewas akibat serangan udara Israel, termasuk gadis berusia lima tahun.

Sebanyak 79 korban lainnya luka-luka. Adapun tentara Israel memperkirakan operasinya menewaskan 15 anggota milisi, dikutip dari kantor berita AFP.

Sementara itu, Islamic Jihad mengatakan bahwa serangan Israel berarti deklarasi perang. Tembakan roket dan serangan Israel mengulang memori konflik 11 hari pada Mei 2021 yang menghancurkan Gaza.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved