Breaking News:

KABAR Baik, Kasus Corona di Kabupaten Lebak Turun, Dinkes Tutup Rumah Isolasi Pasien Covid-19

Dinkes Lebak menutup Rumah Isolasi terpadu yang berada di Kantor Balai Pemulihan dan Pengembangan Sosial (BPPS) milik Dinas Sosial Provinsi Banten.

Penulis: Nurandi | Editor: Ahmad Haris
TribunBanten.com/Nurandi
Firman Rahmatullah Kabid Pemberantasan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinkes Lebak, Senin (8/8/2022). 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Nurandi

TRIBUNBNATEN.COM, LEBAK - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Lebak menutup Rumah Isolasi Pasien Covid-19 terpadu, yang berada di Kantor Balai Pemulihan dan Pengembangan Sosial (BPPS) milik Dinas Sosial Provinsi Banten.

Penutupan rumah isolasi terpadu tersebut, karena angka kasus Covid-19 di Kabupaten Lebak menurun, tidak seperti tahun 2021 lalu.

Kabid Pemberantasan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinkes Lebak Firman Rahmatullah mengatakan, saat ini rumah isolasi terpadu tidak digunakan dan sudah ditutup.

Baca juga: Cegah Peningkatan Kasus Covid-19, Pemprov Banten Gencarkan Vaksinasi Tahap Dua dan Booster

"Jadi gedung tersebut bukan menjadi rumah isolasi, dan sudah dialihkan fungsikan lagi ke tempat pelatihan kembali," katanya saat ditemui TribunBanten.com, Selasa (9/8/2022).

Untuk data terakhir pasien Covid-19 di Kabupaten per tanggal (9/8/2022) ada 30 orang dan hingga saat tidak ada penambahan.

Saat ini rumah isolasi dikembalikan dan berpusat di RSUD Adjidarmo Kabupaten Lebak.

"Jadi saat ini ada 2 orang yang menjalani Isolasi di rumah sakit, dan sisanya melakukan isolasi mandiri di rumahnya masing-masing," ujarnya.

Dirinya menyebutkan, gedung BPPS bisa digunakan ketika angka kasus Covid-19 di kembali naik.

"Kasusnya sudah melandai, jadi tidak tinggi seperti tahun sebelumnya. Gedung akan digunakan lagi, saat kasus tinggi," katanya saat berada di kantornya.

Menurutnya, dari bulan Januari hingga Agustus angka kasus Covid-19 di Kabupaten Lebak tidak mengalami kenaikan.

Meski demikian, Firman juga menyampaikan, untuk warga Lebak yang terjangkit Covid-19 tetap masih ada.

Baca juga: Kasus Covid-19 Menurun, Ini Pengunjung Narapidana dan Tahanan yang Diperbolehkan untuk Tatap Muka

"Yang terkonfirmasi selama masih ada kehidupan akan selalu ada, selama mereka menjalani pemeriksaan," ujarnya.

Dirinya mengimbau kepada masyarakat, agar tetap menerapkan protokol kesehatan, karena Covid-19 saat ini sudah menjadi endemik.

"Untuk masyarakat tetap waspada, karena Covid-19 ini akan tetap ada. Jadi harus tetap menerapkan protokol kesehatan," ucapnya.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved