Breaking News:

Diduga Lakukan Penggelapan Saham, Istri Mantan Menteri Ferry Mursyidan Baldan Resmi Jadi Tersangka

HH istri Eks Kepala BPN RI Ferry Mursyidan Baldan sebagai tersangka, dalam kasus dugaan tindak pidana penggelapan saham.

Editor: Ahmad Haris
KOMPAS.com/RAHEL NARDA
Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan di Lobi Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (14/7/2022). 

TRIBUNBANTEN.COM - HH istri Eks Kepala BPN RI Ferry Mursyidan Baldan sebagai tersangka, dalam kasus dugaan tindak pidana penggelapan saham.

Penetapan tersangka itu diumumkan langsung oleh Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Ditipideksus) Bareskrim Polri menetapkan

Mengutip Tribunnews.com, penetapan status tersangka ini berdasarkan surat ketetapan dengan nomor S.Tap/97/VIII/RES.1.11./2021/Ditipideksus.

Baca juga: Irjen Ferdy Sambo Diperiksa di Mako Brimob, Tiga Tersangka Pembunuhan Brigadir J di Bareskrim Polri

Selain HH, penyidik menetapkan dua tersangka lain yakni WW dan PBF.

“Iya sudah (ditetapkan tersangka),” kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Brigjen Whisnu Hermawan kepada wartawan, Sabtu (13/8/2022).

Mereka ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan tindak pidana penggelapan, dan penggelapan dalam jabatan yaitu Direktur Utama bersama-sama dengan komisaris dan direksi lain PT Utama Bhakti Sumatera.

Dijelaskan Whisnu, HH dan dua tersangka lainnya diduga mengalihkan saham milik pelapor yang juga pemilik PT Batubara Lahat.

Mereka memindahkan saham itu menjadi milik PT Rantai Bhakti Utama Sumatera, dan PT Rantau Ranjang Utama Bhakti tanpa sepengetahuan dan persetujuan dari pemegang saham.

Ia menerangkan, penetapan tersangka tersebut setelah penyidik melakukan serangkaian gelar perkara.

Baca juga: Jaksa Sita Aset Tiga Tersangka Kasus Penggelapan Pajak Samsat Kelapa Dua

Hasilnya, penyidik telah menemuka alat bukti yang cukup terkait dugaan adanya tindak pidana penggelapan dalam jabatan.

“Berdasarkan keterangan saksi, dan adanya barang bukti serta hasil gelar perkara, telah diperoleh bukti yang cukup guna menentukan tersangka dalam penyidikan dugaan terjadinya tindak pidana penggelapan dalam jabatan,” pungkas Wisnu.

Atas perbuatannya itu, HH dan kedua tersangka lainnya disangkakan dengan pasal 372 KUHP dan 374 KUHP.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Istri Eks Kepala BPN Ditetapkan Jadi Tersangka Dugaan Kasus Penggelapan Saham 

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved