Breaking News:

Tak Ditemukan Pidana, Polri Hentikan Penyidikan Kasus Pelecehan Istri Ferdy Sambo: Upaya Penghalang

Dua laporan polisi dengan terlapor Brigadir J atau Nofriansyah Yoshua Hutabarat di Polres Metro Jakarta Selatan telah dihentikan.

Kolase Instagram
Brigadir J tewas dituding lakukan pelecehan pada istri Irjen Ferdy Sambo atasannya sendiri 

TRIBUNBANTEN.COM - Dua laporan polisi dengan terlapor Brigadir J atau Nofriansyah Yoshua Hutabarat di Polres Metro Jakarta Selatan telah dihentikan.

Tim penyidik dipimpin langsung Kepala Bareskrim Komjen Agus Andrianto telah gelar perkara terkait dua laporan polisi.

Hasilnya, duaa kasus digentikan yakni kasus pelecehan seksual dengan pelapor istri Irjen Ferdy Sambo Putri Candrawathi dan kasus dugaan pembunuhan dengan korban Bharada E dan terlapor Brigadir Yosua.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian Djajadi.

"Berdasarkan hasil gelar perkara, maka dua perkara ini dihentikan penyidikannya karena tidak ditemukan peristiwa pidana."

"Atau bukan merupakan peristiwa pidana," kata Andi di Mabes Polri, Jumat (12/8/2022)

Brigadir J, Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi dan Bharada E. Beredar foto istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Chandrawathi, dengan tiga ajudan, termasuk Brigadir J.
Brigadir J, Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi dan Bharada E. Beredar foto istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Chandrawathi, dengan tiga ajudan, termasuk Brigadir J. (Kolase Tribunnews)

Baca juga: Sebut Istrinya Dilecehkan di Magelang, Keterangan Irjen Ferdy Sambo Diragukan, Disebut Berbohong!

Menurutnya dua kasus itu merupakan obstruction of justice atau upaya penghalangan dari penanganan kasus dugaan pembunuhan berencana atas Brigadir Yosua yang dilaporkan kuasa hukum keluarganya Kamaruddin Simanjuntak ke Bareskrim. 

"Saat ini Bareskrim menangani pembunuhan berencana dengan korban almarhum Brigadir Yosua."

"Dua kasus tadi merupakan bagian obstruction of justice atau upaya penghalangan dari penyidikan kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Yosua," kata Andi.

Ia menjelaskan dua kasus yang dihentikan itu rinciannya adalah laporan polisi di Polres Jaksel tanggal 8 juli 2022 tentang percobaan pembunuhan sebagaimana dimaksud Pasal 338 KUHP junto Pasal 53. Dimana tempat kejadian di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan.

"Dengan pelapor Briptu Martin Gabe angggota Polres Jaksel, korban Bharada Richard dan terlapor Brigadir Yosua," kata Andi.

Lalu katanya laporan polisi kedua yaitu di Polres Metro Jaksel tertanggal 9 Juli 2022, tentang kejahatan terhadap kesopanan, dan atau perbuatan memaksa seseorang denan kekerasan atau ancaman kekerasan atau kekerasan seksual sebagaimana dimaksud dalam Pasal 289 KUHP, Pasal 335 KUHP dan atau Pasal 4 junto pasal 6 UU TPKS.

Baca juga: Tak Minta Maaf ke Brigadir J, Ini Isi Surat yang Ditulis Ferdy Sambo, Kamaruddin Bahas Wanita Lain

"Dimana waktu kejadian Jumat 8 Juli 2022 bertempat di kompleks Polri, dengan pelapor dan korban adalah Putri Candrawathi serta terlapor Brigadir Yosua," kata Andi.

"Hasil gelar perkara, kedua kasus ini dihentikan penyidikannya berdasarkan gelar perkara."

"Kedua kasus ini adalah obstruction of justice atau upaya penghalangan dari penanganan kasus dugaan pembunuhan berencana atas Brigadir Yosua," kata Andi.

Menurutnya semua penyidik di dua kasus itu, sudah diamankan dan dikenakan pelanggaran kode etik karena diduga melakukan obstruction of justice. (bum) 

Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul BREAKING NEWS: Polri Hentikan Penyidikan Kasus Pelecehan Istri Ferdy Sambo Putri Candrawathi

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved