Breaking News:

200 Kintal Ikan Air Tawar di Tebar di Sungai Cidanau saat Tardisi Ngagurah Dano di Desa Cikolelet

Sebanyak 200 kintal ikan air tawar ditebar di sungai Cidanau, Desa Cikolelet, Cinangka, Serang, saat tradisi ngagurah dano, Minggu (14/8/2022).

Penulis: desi purnamasari | Editor: Ahmad Haris
TribunBanten.com/Desi Purnamasari
Sebanyak 200 kintal ikan air tawar ditebar di sungai Cidanau, Desa Cikolelet, Kecamatan Cinangka, dalam rangka memeriahkan tradisi ngagurah dano pada, Minggu (14/8/2022). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Sebanyak 200 kintal ikan air tawar ditebar di sungai Cidanau, Desa Cikolelet, Kecamatan Cinangka, dalam rangka memeriahkan tradisi ngagurah dano pada, Minggu (14/8/2022).

Kepala Desa Cikolelet Ojat Darojat mengatakan, bahwa ngangurah dano yang sudah ada sejak dulu ini, menjadi tradisi budaya masyarakat setempat hingga saat ini.

"Ini sudah dilakukan sejak dulu  dan menjadi tradisi hingga saat ini," katanya saat di lokasi kepada TribunBanten.com.

Baca juga: Wisata Banten: Festival Desa Wisata Cikolelet hingga 31 Agustus, Ada Panjat Pinang & Ngagurah Dano

Selain itu, kata ojat, ngagurah dano ini melibatkan sebanyak empat kecamatan dari wilayah Serang Barat, di antaranya, Kecamatan Cinangka, Padarincang, Mancak dan Ciomas.

Tradisi ngagurah dano ini adalah mengambil ikan bersama-sama, dalam bantaran Sungai Cidanau.

Dan biasanya akan dilaksanakan pasca panen raya atau puncak kemarau.

"Tidak hanya itu, pada saat ngangurah dano ini juga menjadi ajang silaturahim antar warga sekitar," katanya.

Selain itu, pihaknya juga menebar ikan air tawar sebanyak 200 kintal, guna menambah tangkapan warga.

Karena, kata Ojat, tangkapan ikan sekarang ini mulai berkurang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved