Breaking News:

Warga Antusias Ikuti Tradisi Ngagurah Dano di Desa Cikolelet Kabupaten Serang

Tradisi  Ngagurah Dano di Sungai Cidanau Desa Cikokelet Kecamatan Cinangka Kabupaten Serang, kembali digelar pada tahun ini.

Penulis: desi purnamasari | Editor: Ahmad Haris
TribunBanten.com/Desi Purnamasari
Tradisi Ngagurah Dano di Sungai Cidanau Desa Cikokelet Kecamatan Cinangka Kabupaten Serang.   

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Tradisi  Ngagurah Dano di Sungai Cidanau Desa Cikokelet Kecamatan Cinangka Kabupaten Serang, kembali digelar pada tahun ini.

Sebelumnya sempat tertunda selama dua tahun karena adanya pandemi Covid-19, yang menyerang indonesia.

Kegiatan Ngagurah Dano tahun ini, masuk dalam rangkaian Festival Desa Wisata Cikokelet Kabupaten Serang.

Baca juga: Wisata Banten: Festival Desa Wisata Cikolelet hingga 31 Agustus, Ada Panjat Pinang & Ngagurah Dano

Pantauan saat di lokasi, para warga nampak antusias mengikuti tradisi tersebut.

Mereka membawa alat seadanya mulai dari jaring, besek, hingga saringan yang terbuat dari anyaman bambu.

Tidak hanya itu, mereka juga datang bersama keluarganya dengan membawa bekal masing-masing, karena proses ngagurah dano dilakukan dari pagi pada pukul 07.30 WIB.

Warga sekitar tampak menyusuri Sungai Cidanau, hingga ke jembatan cirahab atau yang biasa dipanggil jembatan pasir.

Salah seorang warga, Sainah mengatakan, bahwa ngagurah dano sudah menjadi trandisi warga sekitar dan selalu dilakukan setiap satu tahun sekali.

Menurut perempuan 67 tahun tersebut, sebelum warga turun ke sungai dan melakukan nganggurah, pihak desa akan menyebarkan ikan di sungai tersebut.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved