Breaking News:

Akibat Cuaca Ekstrem, Rumah Milik Masjunah Warga Lingkungan Krenceng Kota Cilegon Roboh!

Rumah milik Masjunah warga Lingkungan krenceng RT/RW 002/004 Kelurahan Kebon Sari, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon ambruk di bagian dapur.

Penulis: Sopian Sauri | Editor: Ahmad Haris
(Dok. Tagana)
Akibat cuaca ekstrem yang melanda, rumah milik Masjunah warga Lingkungan krenceng RT/RW 002/004 Kelurahan Kebon Sari Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, ambruk dibagian dapur. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Sopian Sauri

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA CILEGON - Akibat cuaca ekstrem yang melanda, rumah milik Masjunah, warga Lingkungan krenceng RT/RW 002/004 Kelurahan Kebon Sari, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, ambruk di bagian dapur.

Ketua Tagana Kota Cilegon Ade Mufrodi mengatakan, pistiwa tersebut terjadi pada Selasa 16 Agustus 2022 sekitar pukul 09.00 WIB.

"Rumah milik Masjunah pada bagian dapur roboh pagi tadi sekitar 09.00 WIB," Kata Ade, melalui pesan WhatsAap, Selasa (16/8/2022).

Baca juga: Detik-detik Pohon Tumbang Timpa Angkot di Cilegon, Sopir: Tiba-tiba Penumpang Hilang

Menurutnya, rumah roboh tersebut akibat hujan pada malam hari, dengan intensitas lebat disertai angin kencang, dan bangunan sudah tua.

"Akibat hujan semalaman dengan intensitas sedang hingga lebat, dan disertai angin kencang, juga bangunan tua, mengakibatkan rumah itu roboh pada bagian dapur,dengan total luas bangunan yang rusak 10 x 8 M2," jelasnya.

Ade menyatakan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

"Alhmdulillah tidak ada korban jiwa," ucapnya.

Ia mengatakan, pada pulul 09.30 WIB, sejumlah petugas gabungan merapat ke lokasi kejadian, untuk melakukan evakuasi puing-puing rumah.

Baca juga: Satu Pelajar Jadi Korban Sambitan Senjata Tajam, Belasan Pelajar SMK di Cilegon Diamankan Polisi

"Petugas gabungan dari BPBD Kota Cilegon, TAGANA Kota Cilegon, unsur kelurahan Kebonsari, KSB, Bhabinkamtibmas Kebonsari, dan elmen masyarakat, melakukan gotong royong merapihkan puing-puing," paparnya.

Akibat kejadian tersebut, kerugian materil ditaksir mencapai 25 juta Rupiah.

"Ditaksir kerugian mencapai Rp 25 juta," pukasnya.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved